+ -

Pages

Sabtu, 30 September 2017

tentang buku-buku yang menempati rak khusus

..ada beberapa buku yang menempati rak khusus di rumah saya. Buku yang nyaris tak bakal saya pinjamkan ke siapa-siapa.

Hanya buku-buku khusus saja yang bisa menempatinya, yaitu buku pemberian kawan, beberapa karya kawan, buku-buku yang bagi saya adalah harta karun, dan tentu saja buku-buku karya bubin LantanG.

Sejauh ini penghuninya baru beberapa, salah banyaknya dua serial Sepeda Merah karya Kim Dong Hwa, buku karya mas Nuran, mb Latree, buku pemberian mas Jajang, pemberian pakacil, tetralogi Anak-anak Mama Alin & Bila tentu saja..

Mungkin suatu saat isinya bakal bertambah, walau jelas progresnya lambat..
5 blog auk: September 2017 ..ada beberapa buku yang menempati rak khusus di rumah saya. Buku yang nyaris tak bakal saya pinjamkan ke siapa-siapa. Hanya buku-buku khu...

Senin, 25 September 2017

tentang komentar-komentar di postingan terakhir dan hal-hal lainnya

entah bagaimana itu, postingan sepuluh hari yang lalu tentang kucing, akhirnya ada komentarnya, walau bingung sedikit, karena ada dua komentator yang tidak saya kenal, entah dapat dimana mereka blog saya ini..

di sisi lain, barusan saya iseng lagi, men-deactive akun-akun sosmed saya, ya mbuh isengnya sampai kapan, kemarin toh juga sempet deaktif lalu hidup lagi setelah sepuluh hari, mungkin lagi malas saja rasanya melihat feed, mengamati timeline, mencermati apdetan foto, membaca debat-debat, sebaran-sebaran cerita soal macam-macam dan lain-lain yang entahlah banyak saya tak mengerti.

sayup-sayup ada yg ngomong di udara:
..sa'karepmu lah mz, siapa juga yg peduli :v

perkembangan lainnya, kemarin akhirnya tiba balasan dari tim mojok tentang draft tulisan saya, dan jelas sahaja ditolak, wong isinya dangkal tenan, akhirnya saya edit dikit dan coba kirim ke birokreasi, walupun sambil mikir, kenapa malah memforward tulisan kurang faedah itu.

apalagi ya, saya akhirnya menuntaskan banyak bacaan minggu terakhir ini: selain Cinta tak pernah tepat waktu-nya mas Puthut EA yang ngebosenin itu, juga Kedai 1001 mimpi-nya Valiant Budi yang sedikit mencengangkan, juga buku Gola Gong yang merupakan kumpulan tiga noveletnya (saya ngga ngerti kenapa terakhir-akhir merubah namanya sedikit menjadi Gol A Gong, sedikit aneh di telinga saya) yang bertitel Tiga Ombak, konon buku itu ditulis untuk pembebasan tanah untuk rumah dunia yang entah kenapa sekarang webnya ngga aktif lagi.  Satu lagi antrian buku yang belum kelar adalah Kedai 1002 Mimpi.  Tiga buku terakhir saya beli dari mb Shofi yang lagi kaya raya dan mengobral murah koleksi buku-bukunya.  Syukron!

Kemudian lagi, minggu kemarin saya sowan lagi ke Jogja, menyenangkan lah, bisa dua kali sebulan ke kota itu.  Selain menyelesaikan misi kantor, juga sempet nengok bang Ai, sok-sokan nengok kawan yang lagi sibuk revisi disertasi juga dan nonton beberapa film yang cukup menarik, nantilah mungkin dibikin reviewnya, terutama film baby driver yang menyenangkan, sangat menyenangkan bagi saya, sih.  Kesimpulannya, perjalanan singkat ke Jogja kemarin cukup menyenangkan, walau ada sisi yang masih bikin mikir, walau tak sempet mampir ke Joglopit, sepedaan dan ke warung Ijo seperti biasanya..

Cuma satu hal yang sedikit mengganjal, saya tak sempat membeli ban dalam 1,5" untuk sepeda lipat 20" saya.. yah kenapa endingnya kepikiran ban dalam sepeda..
5 blog auk: September 2017 entah bagaimana itu, postingan sepuluh hari yang lalu tentang kucing, akhirnya ada komentarnya, walau bingung sedikit, karena ada dua koment...

Jumat, 15 September 2017

tentang kucing balita berlumur minyak

saya lupa persisnya, sudah berapa hari sejak saya menemukannya, di dasar selokan yang dalamnya kira-kira setengah meter, mengeong ribut, pagi-pagi sekali di dekat bak sampah depan komplek.

saat itu tampaknya dalam keadaan stres dan linglung, mungkin bingung nyari emaknya (yakali).. yang jelas badannya basah dan terasa lengket saat dipegang..

saya putuskan saja untuk memungutnya, membawanya ke rumah, walaupun bikin bingung.  Dikasih susu ngga doyan, dikasih makan bingung sukanya apa, kadang malah bingung sendiri dengan makanan yang disodorkan ke dekat mulutnya, semacam disorientasi (sok tau)..

saya biarkan seharian dalam kardus yang dikasih kain bekas, tapi kok badannya tetap basah dan lengket, saya endus-endus saja, ternyata bau minyak, semacam minyak goreng, entah kena tumpahan dimana..

akhirnya saya ambil sabun cuci piring, lalu memandikannya, meletakkannya lagi di gumpalan kain, yang mana dianya nggak betah juga disitu.. mbingungi, tapi yang menggembirakan bulunya sudah bisa mengering dan tak lengket lagi, dan jelas wangi tak bau lagi, pake sabun cair ekstrak jeruk nipis je haha

setelah beberapa hari, entah bagaimana mulanya, akhirnya mau makan potongan daging sisa kurban, mau makan sosis, mau minum air, sampai akhirnya badannya yang awalnya ceking itu mulai berisi, dan beberapa hari terakhir saya kasih makanan olahan basah yang limaribu per sachetnya itu, sungguh kucing yang elite..

dan yang baru sadari, stressnya sudah jauh berkurang, mungkin sudah hilang, tadi si kitten yang saya taro di halaman belakang itu sudah bisa menikmati kotak kardus tempat kelonannya, sudah sering ngajak becanda dengan ngejar-ngejar dan gulat dengan jempol dan kaki saya..

masalahnya sekarang hanyalah, bagaimana ngajarin itu balita supaya menjauh apabila nyonyah honey ke belakang.. lha beliau ndak suka hewan berbulu nan lucu kui je.. dilematis memang..


5 blog auk: September 2017 saya lupa persisnya, sudah berapa hari sejak saya menemukannya, di dasar selokan yang dalamnya kira-kira setengah meter, mengeong ribut, pag...

tentang Mojok.co

..saya masih belum begitu sreg dengan situs yang penuh tulisan-tulisan satir dan sarkas itu, kentara banyak penulisnya yang masih kakean teori dan keterbatasan referensi hidup (terkecuali rubrik otomojok ketoke)..

tapi toh saya cuma bisa ngedumel sendiri tanpa bisa memberi argumen balasan atau malah balas menghantam balik opini para anak muda yang tampaknya cuma bisa nyari sisi salah dari objek apa pun itu.

di mata saya sih begitu.
loh kok saya jadi ikutan sarkas dan satir

mbuh lah,
dan ujug-ujug saya malah barusan ngirim satu tulisan tak terstruktur dan tak berfaedah ke situs itu, dan saya yakin sekali tulisan saya bakal ditolak mentah-mentah, wes karepmu, jok!
5 blog auk: September 2017 ..saya masih belum begitu sreg dengan situs yang penuh tulisan-tulisan satir dan sarkas itu, kentara banyak penulisnya yang masih kakean te...

Rabu, 06 September 2017

tentang jaket dan alasan-alasan lainnya

Ruangan kerja saya saat ini lumayan sempit, mungkin sekitar empat kali enam meter, isinya adalah empat meja beserta kursi, filling kabinet, dua rak lumayan kecil, dispenser, beserta empat orang pekerja.

Tapi bukan luasnya ruangan masalah utama bagi saya.

Beberapa kali, rupanya ada rekan kerja yang memperhatikan kebiasaan saya memakai jaket di sekitar lingkungan kantor, dan sepertinya dia  belum menemukan alasan kenapa saya suka begitu.  Sampai tadi siang.

Rekan saya itu duduk, di samping kiri saya, tepat berhadap-hadapan dengan penyejuk udara, atau lebih tepatnya pendingin udara.  Dia rupanya melihat angka dua puluh dua derajat celcius yang tertera di display.

Kemudian bertanya kenapa suhunya tidak dinaikkan, dan mulai melihat hubungan antara kegemaran saya pakai jaket dengan dinginnya ruangan yang tak seberapa luas itu.

Jawabannya cukup sederhana, remote control pengatur suhunya memang sudah raib semenjak, bahkan sebelum saya turut menyesaki ruangan itu. 

Saya yang suka masuk angin dan pilek dibuatnya, anehnya tak juga berusaha, paling tidak belum, mencari remote pengganti.

Bulannya belum juga, sih.  Pernah mencoba tapi tidak cocok, akhirnya ya sudah. Suhu pendingin setia di duapuluh derajat celcius.

Sementara, daya tahan saya terhadap benda itu, sampai saat ini, maksimal ada di kisaran 26-27 derajat.

Tapi, karena hal itu, apa semua orang tahu, apa semua harus tahu, hubungan antara jaket saya, dingin ruangan, remote rusak, posisi meja dan daya tahan tubuh saya?

Saya kira tidak, semua orang punya alasan, punya batas, atas sesuatu, dan itu berbeda-beda pada tiap orang.


Kembali pada contoh simpel di atas, toh di antara orang-orang di ruangan,  sepertinya saya saja yang mengalami kombinasi hal-hal di atas, yang lain tak ada masalah apa-apa.
5 blog auk: September 2017 Ruangan kerja saya saat ini lumayan sempit, mungkin sekitar empat kali enam meter, isinya adalah empat meja beserta kursi, filling kabinet,...
< >