Langsung ke konten utama

tentang komentar-komentar di postingan terakhir dan hal-hal lainnya

entah bagaimana itu, postingan sepuluh hari yang lalu tentang kucing, akhirnya ada komentarnya, walau bingung sedikit, karena ada dua komentator yang tidak saya kenal, entah dapat dimana mereka blog saya ini..

di sisi lain, barusan saya iseng lagi, men-deactive akun-akun sosmed saya, ya mbuh isengnya sampai kapan, kemarin toh juga sempet deaktif lalu hidup lagi setelah sepuluh hari, mungkin lagi malas saja rasanya melihat feed, mengamati timeline, mencermati apdetan foto, membaca debat-debat, sebaran-sebaran cerita soal macam-macam dan lain-lain yang entahlah banyak saya tak mengerti.

sayup-sayup ada yg ngomong di udara:
..sa'karepmu lah mz, siapa juga yg peduli :v

perkembangan lainnya, kemarin akhirnya tiba balasan dari tim mojok tentang draft tulisan saya, dan jelas sahaja ditolak, wong isinya dangkal tenan, akhirnya saya edit dikit dan coba kirim ke birokreasi, walupun sambil mikir, kenapa malah memforward tulisan kurang faedah itu.

apalagi ya, saya akhirnya menuntaskan banyak bacaan minggu terakhir ini: selain Cinta tak pernah tepat waktu-nya mas Puthut EA yang ngebosenin itu, juga Kedai 1001 mimpi-nya Valiant Budi yang sedikit mencengangkan, juga buku Gola Gong yang merupakan kumpulan tiga noveletnya (saya ngga ngerti kenapa terakhir-akhir merubah namanya sedikit menjadi Gol A Gong, sedikit aneh di telinga saya) yang bertitel Tiga Ombak, konon buku itu ditulis untuk pembebasan tanah untuk rumah dunia yang entah kenapa sekarang webnya ngga aktif lagi.  Satu lagi antrian buku yang belum kelar adalah Kedai 1002 Mimpi.  Tiga buku terakhir saya beli dari mb Shofi yang lagi kaya raya dan mengobral murah koleksi buku-bukunya.  Syukron!

Kemudian lagi, minggu kemarin saya sowan lagi ke Jogja, menyenangkan lah, bisa dua kali sebulan ke kota itu.  Selain menyelesaikan misi kantor, juga sempet nengok bang Ai, sok-sokan nengok kawan yang lagi sibuk revisi disertasi juga dan nonton beberapa film yang cukup menarik, nantilah mungkin dibikin reviewnya, terutama film baby driver yang menyenangkan, sangat menyenangkan bagi saya, sih.  Kesimpulannya, perjalanan singkat ke Jogja kemarin cukup menyenangkan, walau ada sisi yang masih bikin mikir, walau tak sempet mampir ke Joglopit, sepedaan dan ke warung Ijo seperti biasanya..

Cuma satu hal yang sedikit mengganjal, saya tak sempat membeli ban dalam 1,5" untuk sepeda lipat 20" saya.. yah kenapa endingnya kepikiran ban dalam sepeda..

Komentar

  1. Saya boleh komentar gak mas?
    Eh tapi isinya bingung saya....��
    Ini bahas komen atau ban dalem yah?������

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang. Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.   Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike) ,  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal , tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jej

tentang HMNS

HMNS adalah  eau de perfume racikan anak Menteng, paling ngga saya tau itu dari alamat pengirimnya hehe selaku manusia yang benar-benar awam tentang wewangian, hal ini adalah benar-benar baru bagi saya.  Mulai tertarik dengan hal ini justru gara-gara beberapa kali kawan saya yang bernama Inda posting tentang koleksi parfumnya.  Walau sekali lagi, pertamakali yang namanya parfum bikin saya penasaran adalah film dengan tokoh utama Jean-Baptiste Grenouille yang jenius itu. dan kebetulan ada gerombolan yang rajin mengapdet produknya di media sosial, bikin saya penasaran dan memesan starter pack  yang berisi tiga varian produk andalannya : alpha, delta dan theta. saya yang tak begitu paham tentang esensi  top notes, middle notes, dan  base notes, akan mencoba memberikan gambaran ketiga wangi yang beberapa jam tadi saya sniff  satu-satu, dan imajinasi tentang ketiga makhluk itu pun muncul begitu saja.. alpha. adalah kalem, misterius, berkesan elegan tapi sekaligus berpotensi seba

tentang (mantan) sepeda

tulisan ini aslinya berupa thread di twitter, yang sepertinya alangkah baiknya diarsipkan juga di sini, dengan beberapa tambahan dan pengurangan kalimat dan beberapa gambar yang sempat terdokumentasikan..  mari nostalgia dg (mantan) sepeda2 saya yg tak seberapa itu.. kebetulan, sebagian besar baru bisa kebeli saat di Jogja. #1. Sepeda mtb ladies, mbuh merknya apa. Beberapa kali sempet dibawa ke kampus. Waktu make sepeda itu ga ngerti sama sekali sama setingan yg enak dll- asal bawa aja. Endingnya ilang di dpn kontrakan. Dicuri kyknya. #2. Sepeda hitam. Merknya jg mbuh. Beli sama mas bengkel- yg namanya saya lupa/ hedeh- Karangkajen. Sempat saya pikir Federal tp ternyata bukan, tp gara2 sepeda ini saya kenal dg anak2 Fedjo- federal jogja.  Itu di bawah fotonya, . saat sepedaan minggu pagi, mbonceng Thor dan bang Ai depan rektorat UGM. #3. Federal Metal Craft. Beli di bengkel sepeda di Jl. Gambiran. Beli fullbike dg setingan & groupset seadanya. Akhirnya dipake si