Diriku ini Apa?
Bertahun-tahun hidup, rasanya seperti auto-pilot . Mengarahkan diri sendiri. Tak ada arahan yang benar-benar bisa dipegang agar bisa berpikir dan bertindak lebih baik. Rasanya aku lebih banyak belajar siasat hidup dari buku-buku yang aku baca. Parahnya, lagi-lagi aku belajar dari buku fiksi, beberapa dari karya bubin yang idealis tersebut. Mari diingat-ingat sejak masa kecil. Aku yang bingung karena hanya dikasih batasan larangan, tidak boleh ini itu, tanpa ada kesempatan untuk memberi respon atau feedback pada ortu, utamanya abah. Aku hanya diajarin untuk patuh. Aku pun hanya bisa jadi anak yang penurut, terkadang memberontak dengan caraku sendiri, tapi jarang. Aku lebih jadi penakut. Di sisi lain ada hal-hal yang membuatku bingung. Ada tanggungjawab yang dibebankan bahkan tanpa aku mengerti harus bagaimana. Yang teringat dulu saat ada kecelakaan di jalan depan rumah (dan ini beberapakali terjadi). Aku dimarahin begitu ...



