Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

hari di ujung oktober

.. tak terasa, bulan sepuluh sudah mau usai, evaluasi kah? tidak usah saja deh, masih belum ada progres yang bagus untuk diceritakan #lah jadi, tadi pagi menjelang siang, dateng ke rumah ading (adik,  dalam bahasa Banjar), ada acara tasmiyah & akikah, itu adalah prosesi pemberian nama untuk bayi, anak perempuan, jadinya ya makan-makan, hehe kebetulan tadi pas dateng proses sudah usai, jadi tinggal makan.  Dan sesuai bagian dari proses, maka pasti ada menu kambing di list makanan, wah sekali.. saya sampai makan dua piring 😅 Yang mengharukan adalah, ternyata di acara itu, hadir pula ibu guru saya waktu kelas 1 sekolah dasar! iya harus pake tanda seru, karena saya lama tak ketemu beliau.  Tentu saja sangan menyenangkan, karena keliatan sekali beliau senang ketemua saya, lalu bikin saya ge-er, karena bilang saya itu pinter .. duh saya paling ga bisa dibilangin begitu, apalagi sama bu guru yang pertama kali ngajarin saya baca tulis, karena saya dulu langsung masuk esde, ga pake sekolah

tentang Mastein

.. aslinya beliau itu salahsatu petinggi dan pengurus di salah satu institusi yang ngurusin duit di negeri ini, saya bisa menyimpulkan demikian karena waktu ketemu beliau untuk pertamakali di warung depan rumah sakit dr. Sardjito, orangnya secara de facto  memang cukup tinggi dan kurus dan terkesan pintar tentu saja.. tapi nyatanya selalu berusaha bersembunyi di balik identitas nama yang mirip sama vokalis Megadeth, dan tentu saja anonimitas yang berusaha dibangunnya itu gagal total, wong ndak mirip samasekali sama musisi gondrong nan gahar kui, walaupun sama-sama bisa megang gitar.. mungkin pertamakali kenal dirinya via situs ngerumpi dot com yang telah lama mati, saya lupa persisnya, yang jelas kalo nulis itu sangat rapi, tak pernah saya menemukan typo di tulisannya, dan kerangka tulisannya pun runut, mungkin gara-gara itu sekarang dirinya didapuk jadi redaksi pelaksana di majalah e-migazine , saya curiga penamaan majalah virtual itu pun atas ide darinya, yakin saya.. kalo ada kesem

tentang spare part sepeda di sini

.. jadi ya, kmaren saya ingin membeli bottom bracket,  itu spare part  sepeda yang disingkat BB, yang sepengetahuan saya kalo yang model kotak, BB kotak begitu biasa disebut, harganya paling sekitar 50 ribuan.  Karena lagi ingin beli langsung, saya mampir satu toko part sepeda di kota kecil ini, tapi pas ditanya harganya, saya pun langsung membatalkan niat saya.  Bukan apa-apa, dengan merak lokal yang tidak begitu istimewa, harganya di toko itu ternyata nyaris tiga kali lipat dibanding harga perkiraan saya.. Penasaran saya pun gugling, bener perkiraan dan ingatan saya, harganya sekitar 50 ribuan, malah ada yang kurang dari itu.  Hedeuh, kadang memang harga part sepeda, ataupun sepedanya, harganya di atas perkiraan.. di atas pasaran.. makanya saya kadang mikir dan suka beli onlen, apalagi sekarang masih sering dapat diskon ongkir.. Jadi kepikiran, apa saya mending jualan spare part sepeda aja ya, soalnya kadang ada beberapa part juga yang susah dicari di sekitar sini, misal ban dalam aj

tentang creameno

 sudah lama rasanya ngga review sesuatu, dan kali ini entah kenapa saya ingin ngerepiu blog yang pemiliknya sangatlah misterius, ini menarik, karena jadi memutarbalikkan ingatan ke sekitar awal tahun 2000-an, mungkin sekitar tahun 2007-an, dimana waktu itu, rata-rata pemilik blog banyak yang tidak diketahui jatidiri aslinya, kecuali beberapa orang yang akhirnya dikenal dengan istilah  seleblog .  [ kalau skarang sudah jamannya selebgam sih ya hehe ] jadi pemilik blog Creameno itu biasa dipanggil mb Eno, dan skarang lagi tinggal di salahsatu pulau di negeri ini, walau sepertinya kadang-kadang dulu dia tinggal di pulau seberang negeri, entah istilah apa pula ini ..  saya suka baca tulisan-tulisannya, walaupun baru kenal, kalo ga salah dikenalin sama mas Didut apa ya.. Postingan-postingannya menarik, cerita-ceritanya mengalir tanpa beban, dan kadang suka iseng berbagi hadiah buat para pembacanya, dan sekilas info, ternyata dulu sempat mau hibernasi, tapi kemudian hidup lagi, dan selama e

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

hal-hal negatif dalam kepalaku

 akhir-akhir ini iya, hal-hal negatif berseliweran dalam kepala, ujung-ujungnya mulut saya jadi berbisa, ngomong hal-hal buruk kesana-kemari, otak pun berpikiran negatif: suudzon iya.. heran kenapa orrang lain bisa sabar dan baik sementara saya susah sekali untuk seperti itu, lama-lama kan kesel sama diri sendiri.. ohiya, tapi hal lain, barusan saya belajar, membaca pelan-pelan, bahan kuliah untuk kamis, hari yang tadi pagi saya lupa, saya pikir jadwal ngajar saya rabu, hedeuh jadi blank.. kembali, pikiran negatif: kenapa orang lain bisa rajin dan mikirnya bagus, sementara saya nggak? haish, sudahlah, postingan macam apa ini..

old man

  They dedicate their lives To running all of his He tries to please them all This bitter man he is Throughout his life the same He's battled constantly This fight he cannot win A tired man they see no longer cares The old man then prepares To die regretfully That old man here is me - unforgiven/metallica/1991 -   ya, hari ini.  aku lelah.  That old man here is me..   tahun ini, adalah nomor panggung Valentino Rossi, so what  Belum ada yang pantas dibanggakan dari hidup yang tak terasa sudah melebihi empat dasawarsa ini.   Hidupku habis di bangku sekolah, dan aku tak menyesalinya. Coba kita hitung: SD sampai SLTA adalah 12 tahun, S1 6 tahun, Pasca 9 tahun.. 27 tahun, sampai selama itu hidup dihabiskan untuk bersenang-senang..  smoga anak-anakku kelak tidak mengikuti jejak abahnya yang pemalas ini haha.. Saat ini, adalah bertanya-tanya pada diri sendiri, sebenernya apa sih yang dituju dalam hidup ini? Masihkah sesimpel dulu, masih mengikuti kemana air mengalir dan angin bertiup? Se

mungkin

.. kembali harus menyolder kabel yang terlantar, membeli oyaide, beli solderan yang lebih baik, belajar nyolder lebih baik lagi.. atau rajin sepedaan jauh-jauh tiap sabtu, atau kembali memuaskan bikin starter sourdough  yang tidak jadi-jadi, atau mencoba masak apapun lagi, atau melakukan atau-atau yang lain.. nyeting sepeda saja apa? ah membersihkan sepeda saja begitu malas, berapa minggu itu belum dibikin cling lagi? atau meneruskan rencana bikin cerpen, atau malah novel.. iya, kebanyakan atau kali ini..