Langsung ke konten utama

ada apa hari ini

 rencananya adalah:

  1. hunting komik lagi di lapak depan jalan
  2. nyuci sepeda
  3. bikin materi untuk ngajar besok, artinya
  4. kudu baca ulang lagi materinya
  5. belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha
  6. sepedaan bentar sore-sore..

dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men-deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya..

tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja.

itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

Komentar

  1. Udah paling bener harus dicatet begini ya mas, semua kegiatan biar ga lupa :D. Mas nya dosen toh..

    Aku sendiri juga tipe pelupa banget. Jadi selalu tuh tiap malam menuliskan plan2 untuk besok pagi apaan aja. Biar terarah kegiatan di hari itu. Dan Krn udah terbiasa mencatat dalam jurnal, jadinya lebih organised sih. Justru kalo ga ditulis, langsung kalang kabut mau ngapain di hari itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo, selamat datang :D
      iya belajar ngajar tepatnya, banyak materi baru yg saya kurang menguasai sebenernya hehe dan soal catatan gitu, sering nulis di sana sini, walau realisasinya seringkali memalukan XD

      Hapus
  2. Produktif ugha, mas RD 😆

    By the way, blog ini jangan di-deactive yaaah, soalnya saya pembaca setia hahahaha. Meski isinya menurut mas RD hanya tumpahan kisah-kisah nggak jelas, namun entah kenapa tetap menarik untuk dibaca 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya jadinya gombal kok, deactive fb & IG cuma bertahan bbrp jam haha twitter yg masih males dibuka, kalo blog ini sih, karena yg baca langka jd tetap aja dibuka lebar-lebar :D dan makasih lho sdh menyempatkan diri mampir

      trus soal rencana kmaren, akhirnya yg terwujud cuma sepedaan, beli buku, dan bikin materi dikit, belajarnya juga dikit, nyuci sepedanya gagal :))

      Hapus
  3. HALOOOOHH MAHASISWANYA PAK RD SERING-SERING MAMPIR BACA BLOG INI DOOONGGG

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

jejak bubin Lantang

jika ditanya salah satu kota yang ingin saya datengin sejak berpuluh tahun yang lalu, jawaban saya pastilah: Bandar Lampung.  Tentu karena nama-nama sudut kota itu lekat di otak saya, gara-gara karya bubin Lantang itulah. dan saya, akhirnya menjejakkan kaki juga di tanah impian itu.  Sengaja dari penginepan, naik gojeg ke Jl. Manggis.  Itu kalo di serial Anak-anak Mama Alin adalah lokasi rumahnya Wulansari- ceweknya 'Ra. Sedangkan di novel Bila, itu adalah jalan tempat kediamannya Puji- ceweknya Fay. di Bila, malah jelas dibilangin nomer rumahnya: empatbelas, ya persis nomer rumah saya dulu di kampung.  Melihat plang nama jalan Manggis saja saya senang tak terkira.   Apalagi habis itu menemukan rumah bernomor 14.  Dan saya baru tau kalo itu rumah pegawai perusahaan kereta api.  Rumah tua memang, persis seperti yang digambarin di buku. Belum cukup senang saya, saat berjalan ke arah barat, ternyata ujung jalan bermuara ke Pasir Gintung! Tempat legendaris yang digambarkan sebaga

#38. Tiga kali 3 Blog Favorit

Sesekali ikutan kuis di blognya orang, kebetulan masih ada aja yang suka seru-seruan bikin kuis-kuisan semacam itu hehe.  Baru mengetik satu baris pun, saya sudah terbayang blog-blog yang seringkali saya tunggu apdetannya, walau kenyataannya dari tiga blog yang saya sering tunggu-tunggu itu, ada satu yang sudah lama tenggelam dengan kesibukan dunia kerjanya. Satunya lagi apdetannya kadang-kadang tapi masih cukup sering apdet lagi sekarang, satunya lagi entahlah, dia apdet sesuai mood hehe Sebenernya banyak sih blog yang suka saya kunjungi, dan ya biasanya tentu saya kunjungi kala mereka apdet di akun feedly saya.  Tapi soal favorit, tiga ini yang otomatis kepikiran. / 1. blognya jeung Indie. https://sumpahserapahku.blogspot.com/ Gaya berceritanya bebas dan semau-maunya, ntapi rapi dan suka panjang-panjang. Gaya bahasanya asik, dan sering membawa bertualang ke jaman 80-90-an haha.  Terakhir kali apdet nyaris tiga tahun yang lalu, tapi saya tak pernah bosan menunggu beliau khilaf dan ap

#39. Takka Steel Bike Conseres (TSBC 150)

Tahun 2020 kemarin, saya melihat postingan temen saya mas Agung Nugroho di facebook yang memamerkan sepeda lipat barunya.  Unik bentuknya, double tubing -nya mengingatkan saya pada doppelganger yang dulu sempet mau saya beli dari temennya istri namun batal.  Sekilas seperti perkawinan antara troy dan doppelganger . Setelah saya cari-cari informasi, itu bikinan lokal, sepeda lipat keren itu buatan mas Adhitya Atmadja dari Karanganyar.  Yang dijual cuma berupa frameset, sistem pre order , yang waktu saya awal tertarik konon antriannya sudah beberapa bulan ke depan. Nama sepedanya Takka Steel Bike seri Conseres. Nama yang berasal dari nama putra buildernya. Menariknya lagi, harga frameset tidak begitu mahal, untuk ukuran handmade, frame sepedalipat seharga 3.25 juta masih termasuk wajar untuk sebuah karya seni.  Saya anggap begitu karena benar-benar bukan pabrikan massal, sampai saat ini, rata-rata sehari cuma menghasilkan 1 (satu) frame, makanya kudu sabar menunggu pesanan selesai.