+ -

Pages

Rabu, 29 November 2017

tentang singgah Sepinggan

[ini tulisan kemarin, kira-kira beberapa menit setelah lepas landas setelah delay dua jam, lalu disambung muter-muter sekutar satu jam di atas langit yang sedang hujan, sebelum akhirnya berhasil mendarat saat menjelang tengah malam..]

..rencananya besoknya mau bikin acara perjalanan ke kabupaten paling ujung yang berbatasan dengan propinsi bagian timur, tapi tepat setelah berkas sudah siap, malah dipanggil untuk perjalanan yang lebih jauh, dan rencananya harus hari ini juga

Namanya juga panikan, surat dan berkas belum siap, mana pak bos besar sedang ada acara, ditunggu-tunggu malah ketlingsut mulu.  mana konfirmasi ke panitia yang seharusnya kemarin belum beres, telpon tak aktif, email tiada respon..

Sementara tiket kalau mendadak gitu harganya juga ikut bikin panik, anehnya honey tenang-tenang aja menghadapi saya yang panikan, coba itu..

Lalu, diputuskan berangkat saja karena diundang resmi, ujug-ujug sehabis ashar akhirnya sama menjauh dulu, mampir ke Sepinggan, yang seumur-umur belum pernah saya singgahi..

[Sempat kirim pesan sama Zulhaq yg ada di kota itu, tapi sayang tak sempat keluar sebentar untuk kopdar sejenak..]

Tapi belum selesai, konon cuaca di tempat tujuan sedang buruk, perjalanan ditunda dua jam lebih dikit, semoga saja nanti acaranya lancar saja di sana.


Dimana? Di Jogja, dab ..
5 blog auk: November 2017 [ini tulisan kemarin, kira-kira beberapa menit setelah lepas landas setelah delay dua jam, lalu disambung muter-muter sekutar satu jam di a...

Rabu, 22 November 2017

tentang daftar keinginan

.. terinspirasi dari postingan chika disana..

saya rasanya, tak begitu banyak keinginan, etapi kalau lebih dari dua dianggap banyak gimana? #lah

hal-hal sederhana sebenarnya. seperti komentar saya di postingan di atas, saya ingin sekali punya gitar listrik, dengan efeknya tentu, dulu ingin sekali punya Korg AX3000, padahal dari belajar dulu sampai sekarang genjreng2nya ya gitu-gitu aja haha, dan plus satu lagi, gitar akustik APX500 yang harganya ga turun-turun itu, kalau ga ada ya pengen Kaebu, merek gitar yg ditulis bubin LantanG di novel kisah langit merah.

Lalu pengen studio mini yang merangkap perpustakaan pribadi, yang juga bisa difungsikan jadi musholla, kalo bisa adanya di lantai dua dan kedap suara tentu.. duh membaca pas denger lagu disitu kayaknya surga sekali.. sambil sesekali ngejam sama anak-anak, duh duh duh

Lalu wastafel haha saya ingin sekali punya benda ini, tentunya nanti di rumah saya yang baru yang entah kapan dibenahi dan bisa ditempati, semoga tak lama lagi, amiiiin. 

Lalu, ingin punya bengkel dan toko peralatan sepeda.

Lalu, ingin beli novel lagi, tar pulang ngantor ah #lah
5 blog auk: November 2017 .. terinspirasi dari postingan chika disana .. saya rasanya, tak begitu banyak keinginan, etapi kalau lebih dari dua dianggap banyak giman...

Senin, 20 November 2017

tentang tadi malam

.. kembali dijemput seorang kawan, pada tadi malam, yang sebelumnya mengirim pesan seperti ini kurang lebihnya:

mau nanya, apa dikau sedang perlu sesuatu dan terkait hal tersebut mengharuskan adanya aktifitas jalan-jalan? karena aku lagi pengen jalan tapi bingung, sehingga jika dikau ada tujuan akan aku antarkan

bingung, bukan?  saya pun perlu waktu beberapa jenak untuk mencerna kalimat ajakan yang bunyinya samasekali tak beraroma ajakan, apalagi aslinya dituliskan dalam bahasa Banjar slang.

akhirnya saya sanggupi sahaja, karena kebetulan si bungsu sudah tidur karena capek main seharian.

mobil merah marun itu datang tak lama setelah isya, lalu meluncur sambil memikirkan tujuan berikutnya, karena aslinya sungguh saya pun tak punya tujuan mau kemana, hedeh

lalu diputuskan untuk menuju ke arah barat, ke kota Banjarmasin saja, ke satu-satunya mall yang ada di tengah kota agak ke pinggir dikit.  Sekitar satu jam sampai di sana, masuk mall, muter-muter, liat-liat, sampai menjelang tutup.

Pada akhirnya mampir ke toko yang jualan alat outdoor, dan saya beli benda salah satu benda favorit saya: kaos kaki hehehe kaos kaki untuk hiking katanya, padahal ya dipake untuk sehari-hari, untuk ke kantor, kadang untuk sepedaan, bahannya nyaman menurut saya, walau harganya lumayan juga, sebanding dengan harga martabak istimewa tiga telor..

Lewat jam 10 malam, mampir ke warung sate kijang, entah beberapa kali saya diajak kesitu, dan ya Allah ditraktir pula, pas kebetulan benar sedang lapar pula.  Betapa semoga beliau rejekinya tak pernah surut.  Amin.

Sepanjang jalan kami ngobrol, tentang apa saja, tentang kerjaan, tentang kerjaan, dan tentang kerjaan, tentu saja tak serius, beberapa kali diselingi tentang kawan-kawan, tentang perjalanan, tentang blog, tentang tulisan-tulisannya yang baru dan tentang hal remeh-temeh yang mungkin beberapa hal pernah diulang-ulang tapi tetap saja tak habis-habis.  Tak mengapa, salah sendiri saya pelupa.

lupa jam berapa, akhirnya meluncur pulang, jalanan sudah sepi tentu, sesampai rumah, lampu sudah nyala rupanya.  Kata honey tadi pas berangkat sempat mati lampu.  Teman saya yang mengantarkan pulang barusan langsung pulang.  Saya tinggal.  Lalu masuk rumah, masuk kamar.  Ngapain?  Ngebantuin nyonya ngerjain tugas kantor yang masya Allah kok masih banyak, padahal untuk hari senin katanya.  Jatah kerjaan saya selesai sekitar jam satu, tapi jam dua saya ngantuk lalu tidur.  Sementara beliau, istri saya itu, masih rajin saya ngetik terkantuk-kantuk.  Saya sebentar batuk-batuk, lalu tidur.  Dia pun tidur rupanya.  Anak-anak sudah lelap lama.

Begitulah. Menuliskan ini saya ingin pulang lagi, berdingin-dingin dalam kamar yang pendingin udaranya jarang disetel di bawah duapuluhlima derajat.  Lalu ngisengin si bungsu dan Q.  Duh, sudah jam 3 lewat 24 sore, bentar lagi ashar, bentar lagi pulang.  Asik!
5 blog auk: November 2017 .. kembali dijemput seorang kawan, pada tadi malam, yang sebelumnya mengirim pesan seperti ini kurang lebihnya: mau nanya, apa dikau seda...

Jumat, 17 November 2017

tentang sepeda ngantor

..sekarang palingan jumat doang sepedaan ke kantor, padahal tak begitu jauh juga, cuma sekitar delapan kilo dari rumah ke kantor yang sekarang.

tadi pagi nyoba lewat jalur baru, sebenarnya ngga baru juga, cuma biasanya saya liwat situ pas balik pulang, ternyata lebih banyak turunannya kalau berangkat, pantas pas pulang terasa lebih berat mengayuh pedalnya.

..dari rumah sekitar limartus meter, sudaha da sedikit nanjak. terus liwat lampu merah di km 33 menuju jalan raya yang sedikit padat karena barengan yang ngantor dan sekolah juga.  Sehabis jembatan kembar belok kiri, lalu menyusuri aspal sampai di jalan indragiri yang sedikit nanjak. 

Sampai bunderan amaco, belok kanan lalu lurus sampai pertigaan KUA yang deket kantor honey itu, belok kiri ke jalan gotong royong, ada sedikit dan macet di pertigaan gotong royong 3, lha mobil-mobil yang rada besar juga liwat jalan sempit yang pas-pasan untuk papasan dua mobil.

Lepas jalan sempit itu, nanjak dikit melewati saluran irigasi, lalu beberapa meter di depannya belok ke kanan, ke jalan Veteran, di beberapa titik agak rusah jalannya.  Lurus saja sampai pertigaan deket Polsek, lalu belok kiri, melewati rumah sakit daerah, terus sampai pertigaan Jl. Batuah, lalu belok kanan, lurus lagi sampai ketemui Gg. Batuah berapa tadi lupa, belok kiri masuk gang smpai nantinya berujung di komplek kantor.

Ada yang sibuk senam, saya ngecharge hape yang belum penuh, sebelumnya sepeda lipat dikunci di parkiran, deket mobil Katana tua yang mangkrak mau dihapuskan dari aset sepertinya.

Lumayan juga, seger setelah dua minggu lebih tak bersepeda, jadinya ini perut rada hedeh hehehe
5 blog auk: November 2017 ..sekarang palingan jumat doang sepedaan ke kantor, padahal tak begitu jauh juga, cuma sekitar delapan kilo dari rumah ke kantor yang sekara...
< >