Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Senin lagi.

...input aplikasi di MySAPK yang kalau lewat waktu pagi pasti error, mudah-mudahan datanya tidak bocor kemana-mana, soalnya nyaris semua data pribadi masuk situ euy . btw, ini sdh tiga senin terlewati sejak draft berjudul Senin lagi itu dibikin.  Sekali waktu satu paragraf jadi, lalu dihapus dan digantikan paragraf baru yang di atas itu, yg mana itu ditulis senin kemarin.. sungguh pemalas sekali saya akhir-akhir ini.. ini juga belum tau langsung dipublish apa ngga' haha  hidup kok ya bener-bener kaya rollercoaster. . yang jalurnya random..

hal-hal sederhana yang membuat pagi terasa lebih segar

.. seperti sepedaan sebentar, keliling-keliling bentar, jalan kaki seputar lokasi dimana tadi malam tertidur, menghirup udara pagi dalam-dalam, mendengarkan orang ngobrol- ya cuma mendengarkan saja tanpe perlu berkomentar apa-apa, kemudian melihat pucuk pohon- kucing berantem & kelaperan - televisi yang entah menceritakan tentang apa.. merasakan makanan yang tersedia dengan senang, pun itu membuat nyaman, tanpa perlu protes dengan kurangnya komposisi yang dirasakan lidah, terima dan telan saja pelan-pelan .. intinya adalah menerima dengan lapang dada, apa yang dirasakan panca indera, tanpa berusaha melawannya, sebentar saja, cukup sebentar .. kemudian, menuliskannya dengan tanpa memikirkan macam-macam, tanpa memikirkan hal-hal berat penuh teori yang anehaneh dan bikin pusing, tuliskan saja lah, tak perlu memikirkan orang lain akan mengerti atau tidak, karena ini hanyalah kepuasan pagi, untuk diri sendiri .. hal-hal sederhana, memang selalu membuat .. Tampaknya karena pekerjaan belu

tentang resiko & ketakutan-ketakutan

.. padahal ya, apapun pasti punya resiko, seringan apapun hal itu, dan seringkali dibarengi dengan segala jenis ketakutan, yang kadangkala seringkali tak penting untuk dirasakan.. ketakutan akan kegagalan, ketakutan akan hal-hal negatif.. padahal, lakukan saja, soal efek belakangan, karena toh apapun pasti sudah diperhitungkan di depan.. mungkin saya harus lebih mengurangi ngomong, omong kosong ga penting, belajar untuk lebih banyak diam dan belajar diam-diam .. tentang apapun.  terutama belajar untuk mengatasi segala macam ketakutan yang seringkali diciptakan oleh alam pikiran sendiri