Jumat, 15 September 2017

tentang kucing balita berlumur minyak

saya lupa persisnya, sudah berapa hari sejak saya menemukannya, di dasar selokan yang dalamnya kira-kira setengah meter, mengeong ribut, pagi-pagi sekali di dekat bak sampah depan komplek.

saat itu tampaknya dalam keadaan stres dan linglung, mungkin bingung nyari emaknya (yakali).. yang jelas badannya basah dan terasa lengket saat dipegang..

saya putuskan saja untuk memungutnya, membawanya ke rumah, walaupun bikin bingung.  Dikasih susu ngga doyan, dikasih makan bingung sukanya apa, kadang malah bingung sendiri dengan makanan yang disodorkan ke dekat mulutnya, semacam disorientasi (sok tau)..

saya biarkan seharian dalam kardus yang dikasih kain bekas, tapi kok badannya tetap basah dan lengket, saya endus-endus saja, ternyata bau minyak, semacam minyak goreng, entah kena tumpahan dimana..

akhirnya saya ambil sabun cuci piring, lalu memandikannya, meletakkannya lagi di gumpalan kain, yang mana dianya nggak betah juga disitu.. mbingungi, tapi yang menggembirakan bulunya sudah bisa mengering dan tak lengket lagi, dan jelas wangi tak bau lagi, pake sabun cair ekstrak jeruk nipis je haha

setelah beberapa hari, entah bagaimana mulanya, akhirnya mau makan potongan daging sisa kurban, mau makan sosis, mau minum air, sampai akhirnya badannya yang awalnya ceking itu mulai berisi, dan beberapa hari terakhir saya kasih makanan olahan basah yang limaribu per sachetnya itu, sungguh kucing yang elite..

dan yang baru sadari, stressnya sudah jauh berkurang, mungkin sudah hilang, tadi si kitten yang saya taro di halaman belakang itu sudah bisa menikmati kotak kardus tempat kelonannya, sudah sering ngajak becanda dengan ngejar-ngejar dan gulat dengan jempol dan kaki saya..

masalahnya sekarang hanyalah, bagaimana ngajarin itu balita supaya menjauh apabila nyonyah honey ke belakang.. lha beliau ndak suka hewan berbulu nan lucu kui je.. dilematis memang..


8 komentar:

takodok mengatakan...

Semoga makin sehat dan bahagia yaa kucing keciill :D
btw om, kata temenku kalo kucing makanannya konsisten aja. Kalo biasa makan martabak ya martabak saja, biasa sego yo sego ae
hehehe

Linda Leenk mengatakan...

WAAA PUNYA KUCING SENANGNYAA

Rafsa Blog mengatakan...

entah kenapa saya teringat kembali kucing saya yang beberapa bulan mati meninggal karena ketabrak :'(

Rd mengatakan...

itu justru aku jadikan percobaan, aku kasih macem2 dari dari ikan, tahu sampe tape, emang ga semua dia doyan ternyata..

Rd mengatakan...

terimakasih mrs anto!

Rd mengatakan...

turut berduka, gan..

Akhmad Muhaimin Azzet mengatakan...

setelah disabun jadi wangi dan seger ya mas, maka stressnya juga pelahan hilang, ikut seneng ia sekarang jadi lebih gemuk dan bisa becanda (lagi) :)

Rd mengatakan...

suwun mas..

Posting Komentar

tentang rusuh

jadinya, akibat soal pemilu yang tak berkesudahan ini, karena tentu saja pihak yang tak mau kalah, keras kepala dan super nyebelin, ditambah...

 
;