Langsung ke konten utama

tentang rencana menulis

 komentar mas didut di postingan sebelumnya, singkat namun nampol, kata beliau : 

"Jadi mau ngapain nih?"

e betul juga, ya.  Saya ki seringkali kakean cangkem, kakean rencana, namun eksekusinya seringkali hedeh sekali.  Baiklah, untuk tahap pertama, sepertinya saya kudu lebih rajin menulis lagi, ya paling tidak di blog ini deh.  Belajar lagi membaca fakta dan teori trus menghubungkannya sebisa mungkin.  Belajar membaca fenomena, haduh kok saya ngeri sendiri ya haha

Kebetulan beberapa waktu yang lalu, saya seakan-akan disindir promotor alias dosen pembimbing disertasi saya saat di Jogja, kata beliau.. kurang lebihnya.. sia-sia hidup jikalau tidak menulis..

Mendadak,. saya jadi teringat kata-kata pak Pram: 

menulis adalah sebuah keberanian...

kebetulan pula, ujug-ujug seorang kawan yang berprofesi wartawan, seakan-akan menagih janji, bahwa suatu saat saya akan menulis untuk medianya, jadi aja barusan ngobrol panjang, trus dikasih rencana tema tulisan, sampai janjian untuk menengok kantor redaksinya..

Ya, doakan saja saya konsisten ya hihi.  Kudu belajar dan membaca lagi soalnya ki. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..