Langsung ke konten utama

tentang cara menjadi kaya dalam satu malam

..ternyata gampang, cukup punya genset, dan pas listrik mati, nyalakan, lalu rasanya jadi orang yang paling kaya sekomplek hehe

paling tidak, itu selalu yang saya rasakan pas mati lampu.  Saya juga heran, kok ya pada suka gelap-gelapan.  Tapi generator memang bukan kebutuhan utama sih ya

Pas awal nyalain tadi, sempet bingung lagi, karena sudah cukup lama ga kepake.  On off-nya sudah oke, tuas gas sudah pas, tapi saat ditarik tuasnya kok ya ga idup-idup.

Sampe pegelnya lumayan, baru saya inget,, keran bensinnya belum dibuka, hedeh.  Genset berkekuatan 900 watt itu memang pake premium campur oli 2 tak, bensin campir lah istilahnya.  Dan alhamdulillah cukup bandel.  Usianya mungkin sudah 8 taun lebih,  tapi tetep prima walau pernah diservis sekali gara-gara dulu lama ditinggalin ke Jogja..

Lalu, tak berapa lama barusan saya ngetik paragraf di atas, eh listrik nyala lagi, artinya berakhirlah status saya sebagai orang paling kaya sekomplek 😅

Komentar

  1. Jadi ingat beberapa tahun lalu pas kampung saya kebanjiran karena Bengawan Solo meluap, kebetulan rumah saya tetap kering kerontang karena ada undakan sebelum masuk pintu (genangan air berhenti persis di undakan terakhir) lalu akhirnya rumah jadi tempat titipan barang-barang kayak belasan kardus mi instan, beras, pompa untuk perahu karet, dll. Berasa jadi juragan selama beberapa hari :))))

    BalasHapus
    Balasan
    1. tampaknya cerita rumah di kampungmu sangat menarik, sesekali diposting dong hehe

      Hapus
  2. Huehehhe. boleh juga tuh... keliatan terang sendirian sekomplek :D

    BalasHapus
  3. kalo sudah lama nggak dipakai berarti sudah jarang listrik padam dong, oom. khayalannya boleh juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe sekarang lumayan ga sesering dulu sih, walaupun kepikiran sampai kapan, lalu kepikiran sumber daya listriknya yg malah lebih banyak dipasok batubara :(

      Hapus
  4. judulnya menjurus click bait nih hahaha

    BalasHapus
  5. Semoga listrik sering padam ya om, biar sering kaya.. 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya jangan juga euy, bangkrut saya beli BBM utk genset haha

      Hapus
  6. aku dulu berpikiran seperti itu. kayaknya punya genset okay nih, tp karena aku ogah ribet, akhirnya sekarang memasang lampu yang bisa menyimpan energi, dan ketika lampu mati otomatis nyala. ya mskipun nyalanya ga lebih dari 2 jam sih dayanya tp ya cukup lah

    BalasHapus
    Balasan
    1. lha iya kalo matinya cuma dua jam, di kampung saya matinya listrik suka random, semau2nya hidupnya kapan2 hehe

      Hapus
  7. jaga lilin :D bisa jadi kaya dalam satu malam mas :p

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang.

Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.

Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike),  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal, tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jejak rekamnya, dima…

tentang HMNS

HMNS adalah eau de perfume racikan anak Menteng, paling ngga saya tau itu dari alamat pengirimnya hehe

selaku manusia yang benar-benar awam tentang wewangian, hal ini adalah benar-benar baru bagi saya.  Mulai tertarik dengan hal ini justru gara-gara beberapa kali kawan saya yang bernama Inda posting tentang koleksi parfumnya.  Walau sekali lagi, pertamakali yang namanya parfum bikin saya penasaran adalah film dengan tokoh utama Jean-Baptiste Grenouille yang jenius itu.

dan kebetulan ada gerombolan yang rajin mengapdet produknya di media sosial, bikin saya penasaran dan memesan starter pack yang berisi tiga varian produk andalannya : alpha, delta dan theta.

saya yang tak begitu paham tentang esensi  top notes, middle notes, dan base notes, akan mencoba memberikan gambaran ketiga wangi yang beberapa jam tadi saya sniff satu-satu, dan imajinasi tentang ketiga makhluk itu pun muncul begitu saja..

alpha.
adalah kalem, misterius, berkesan elegan tapi sekaligus berpotensi sebagai pembunuh be…

Abdi bogoh ka anjeun

Itu artinya saya suka kamu, kan bah?"

tanya bang Ai beberapa saat yang lalu.

Hoh? Saya tak langsung menjawab, malah curiga, darimana pula dia dapet kosa kata ajaib itu, jangan-jangan..

"bang Ai baca dimana?"
"di kertas.."

Tuh, kan.  Itu kan kalimat sakti yang beberapa kali saya tulis untuk seseorang pada jaman dahulu kala hihi.  Jangan-jangan bang Ai iseng baca-baca koleksi surat saya yang beberapa kotak sepatu itu.  Persis kelakuan Cinta di AADC2.  Duh, saya jadi suudzon..

" di kertas mana?" tanya saya lagi sambil deg-degan sendiri #hayaah haha
" ini bah, di kertas bungkus permen karet.." malah Q yang menyodorkan bekas bungkus permen karet yang bertuliskan macam-macam kalimat dari beberapa bahasa..

Walah, ada-ada sahaja..