Senin, 03 Oktober 2016

Konsep Jera

..dulu, rasanya saya tak kenal dengan kata yang bernama : jera, sepertinya terhadap apapun.

Ditolak cewek, saya maju terus, sampai akhirnya diterima dan rela jd isteri saya #malahnostalgia

Ditolak beasiswa saat mau lanjut kuliah, saya terus nekat ikutan tes beasiswa sana sini, walau kemampuan pas-pasan.

Berkali-kali merasakan letih habis dihajar tanjakan saat sepedaan jauh-jauh, tetap aja masih merencanakan trip berikutnya kapan kemana.

Ditolak judul proposal awal disertasi, saya lanjut merubah judul yang lain.

Ditolak nerusin kuliah dan nyaris DO, saya nekat juga nerusin biar bisa lanjut dan menyelesaikan misi sekolah yang tertunda setelah sekian lama.

Tapi, barusan saya sakit kepala: sebuah kejadian yang langka, inget deadline, inget kantor, inget sekolah anak-anak...

tampaknya beberapa jenak yang lalu, saat lapar-laparnya, saya baru mengenal makhluk bernama jera itu.

Asemik!

2 komentar:

mbita mengatakan...

been there done that

Rd mengatakan...

saat2 yg menyebalkan kan ya?

Posting Komentar

tentang rusuh

jadinya, akibat soal pemilu yang tak berkesudahan ini, karena tentu saja pihak yang tak mau kalah, keras kepala dan super nyebelin, ditambah...

 
;