Senin, 25 Juli 2016

Nonton Sabtu Bersama Bapak di hari Sabtu

Dari entah kapan pengen beli novel berjudul sama dengan film itu.. Akhirnya memutuskan untuk nonton filmnya.
.

Ada lucunya khas Adhitya Mulya.. Ditambah banyak hasil pengalaman hidup pengarangnya sepertinya.
.

Ada beberapa bagian yang membuat saya sedikit sedih. Ya apalagi selain adegan-adegan tentang interaksi anak-anaknya dengan bapak dan ibunya.
.

Sedihnya saya jauh, jauh sekali dari bapak di film itu.. Juga sebagai anak, saya jauh, jauh sekali dari bayangan seorang anak di film itu.
.

Film yang bikin saya mikir dan sesekali menghela napas panjang.
.

Dan saya jadi kangen honey. Saat di film si sulung itu manggil Acha septariasa dengan panggilan: neng. Sama sih soalnya dengan kebiasaan saya sampai sekarang hehe

2 komentar:

shofie syamwiel mengatakan...

filmnya biyasa om. masih bagus novelnya jauuuuh.

Rd Syarani mengatakan...

iya, saya harus beli bukunya memang

Posting Komentar

tentang rusuh

jadinya, akibat soal pemilu yang tak berkesudahan ini, karena tentu saja pihak yang tak mau kalah, keras kepala dan super nyebelin, ditambah...

 
;