Langsung ke konten utama

#KoeisDjoemat : Nasi Bungkus

Sebelumnya saya minta maaf berhubung blog auk.web.id masih error, jadilah saya lupa siapa saja yang menjawab soal koeis djoemat kemarin tentang begadang itu.  asli lupa.  Makanys diputuskan untuk mengundi saja pemenangnya yang akan diambil dari yang komen dan ngasih jawaban kuis hari ini.  Bingung, kan? Sama ! :|

Singkat saja, kemarin pas mudik saya kembali merasakan nikmatnya nasi bungkus langganan saya sejak kuliah waktu disana.  Bungkusnya dari daun dan 'dikunci' pake sematan bilah lidi.   Jadi bungkusnya tidak ditutup dengan staples atau karet gelang.

Uniknya, ada kode tertentu untuk mengetahui lauk yang ada dalam bungkus nasi kuning tersebut.  yaitu berupa variasi tusuk lidi, ada yang cuma satu lidi yang disematkan, ada sematan dua lidi berjajar seperti tanda sama dengan, lalu ada yang sematannya disilang atau seperti huruf X, dan yang paling boros ada yang semata lidinya tiga berjejer.

Itu menunjukkan lauknya yang berupa telor masak habang, ikan gabus, hati rempela dan ayam.

Nah pertanyaan koeis djoemat kali ini singkat, yaitu cocokkannlah antara kode sematan lidi nasi bungkus enak itu dengan lauk yang didalamnya.  Misalnya contohnya, ini contoh lhoh : sematan satu isinya ikan gabus.  Dan seterusnya sampai empat kode itulah.

Ditunggu disini jawabannya.
Assalamualaikum,
Selamat hari djoemat
\m/

Komentar

  1. Sematan satu = telor masak habang
    Sematan dua = ikan gabus
    Sematan tiga = hati rempela
    Sematan empat = ayam

    BalasHapus
  2. Sematan satu lidi : telor masak habang
    Sematan dua lidi berjajar : ikan gabus
    Sematan disilang : ati rempela
    Sematan tiga berjejer : ayam

    BalasHapus
  3. sesuai petunjuk si om saya hanya menuliskan kembali :

    ada yang cuma satu lidi yang disematkan isinya telor masak habang, ada sematan dua lidi berjajar seperti tanda sama dengan isinya ikan gabus, lalu ada yang sematannya disilang atau seperti huruf X isinya ati ampela, dan yang paling boros ada yang semata lidinya tiga berjejer isinya ayam, nah loh..niyat nggak tuh...:)) :P

    BalasHapus
  4. Sematan satu = telor masak habang
    Sematan dua berjajar = ikan gabus
    Sematan dua disilang = hati rempela
    Sematan tiga = ayam

    BalasHapus
  5. hait ciyat, blog baru :p

    sematan 1 itu ayam
    sematan 2 itu ikan gabus
    sematan 3 itu ati rampela
    sematan 4 itu masak habang

    dan ini lokasi tempat makannya di mana om, musti saya observasi lebih lanjut nih, apakah hanya sebuah retorika atau benar adanya halagh :))

    BalasHapus
  6. Ini aku capcipcup aja yah om. aku bingung kali ini jawabnya :))

    sunduk 1 = Telor Masak Habang.
    sunduk 2 = Ikan Gabus.
    sunduk X = Hati Rempela.
    sunduk 3 = Isinya ayam.

    :))

    BalasHapus
  7. Ini menunya mana oom?

    :D

    BalasHapus
  8. aku jawab next jumat aja. lokasiku jauh, ga mungkin ikutan karna hadiah yang ini nasi bungkus kan ?
    #gagalpaham

    BalasHapus
  9. eh ternyata aku salah duga.
    kirain berhadiah nasih bungkus, ternyata cuma tusuk lidi pembungkus nasi toh.
    untung aku nunggu jumat depan.
    *dikeplak*

    BalasHapus
  10. itung benik aja lah siapa tau beruntung :-D

    dannnn hasilnya adalahhhh :
    lidi 1 -----> telur masak habang
    lidi 2 -------> iwak gabus
    lidi silang -----> ayam
    lidi 4 --------> ati ampela

    °°°°°cuma coba - coba heee

    BalasHapus
  11. Kalau tusuk lidinya dua dan sejajar seperti tanda sama dengan berarti lauknya ayam.
    Jika tusuk lidinya bersilang, isinya telor masak habang.
    kalau tusuknya cuma satu, isinya ikan gabus.
    kalau tusuknya ada tiga berarti isinya hati ayam oom.. :D

    semoga jawaban saya ada yang bener.. :)


    *ngarep.. :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang.

Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.

Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike),  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal, tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jejak rekamnya, dima…

Abdi bogoh ka anjeun

Itu artinya saya suka kamu, kan bah?"

tanya bang Ai beberapa saat yang lalu.

Hoh? Saya tak langsung menjawab, malah curiga, darimana pula dia dapet kosa kata ajaib itu, jangan-jangan..

"bang Ai baca dimana?"
"di kertas.."

Tuh, kan.  Itu kan kalimat sakti yang beberapa kali saya tulis untuk seseorang pada jaman dahulu kala hihi.  Jangan-jangan bang Ai iseng baca-baca koleksi surat saya yang beberapa kotak sepatu itu.  Persis kelakuan Cinta di AADC2.  Duh, saya jadi suudzon..

" di kertas mana?" tanya saya lagi sambil deg-degan sendiri #hayaah haha
" ini bah, di kertas bungkus permen karet.." malah Q yang menyodorkan bekas bungkus permen karet yang bertuliskan macam-macam kalimat dari beberapa bahasa..

Walah, ada-ada sahaja..

tentang kang Lantip

siapa sih yg ndak kenal sama blogger asal Njogja yg bernama kang Lantip kui.  Kecuali dirimu ndak kenal blog, saya sedari dulu tau tapi sungkan kenalan dengan beliau, soalnya ketoke terkenal sekali.  Tujuh taun hidup di Jogja malah tak pernah ngobrol sekalipun dengan beliau itu, lha kan nyebahi sekali saya ki, ga sopan sama tuan rumah hihi

lucunya, saya jadi bertekat ingin ketemu dengan beliau itu gara-gara kami satu pemahaman mengenai panganan bulet ijo bernama KLEPON! yang disesatkan sedemikian rupa oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab yang malah keukeuh kalau makhluk itu adalah Onde-onde, wooo ngawur.

Jadi aja, kmaren malam janjian di warung kopi, yang posisinya padahal deket dengan tempat saya tinggal dulu, tapi saya justru ga ngeh: namanya warung kopi Blandongan.  Woh kopinya ampuh tenan, mampu bikin mata saya tadi malam super cerah sampai menjelang sahur haha

Dan, sosok kang Lantip ternyata jauh dari bayangan saya, lha habisnya saya kebayang ikon gajahnya beliau je, duh nuwun s…