Pergi Dari Kesalahan
Benar kata orang, bahwa sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak bakal percaya. Walaupun orang yang sebenernya notabene kenal lama pun, bertahun-tahun kenal juga akhirnya seperti tak kenal lagi.
Dan pembuat kesalahan pun akhirnya jenuh, karena terlampau dan terlanjur merasa tak dipercaya, akhirnya juga bersikap masa bodoh. Buat apa lagi hidup jika tak ada agi trust toh?
Sementara tak ada lagi kawan yang bisa diajak bicara, diajak ngobrol, karena bagaimanapun semua sibuk dengan urusannya masing-masing. Lama-lama juga akhirnya merasa sebagai pengganggu.
Mungkin, jalan satu-satunya adalah pergi, seorang diri, ke tempat yang belum pernah didatangi sebelumnya. Berusaha menetralkan memori dengan cara membuat tubuh lelah, selelah-lelahnya.
Walaupun kesalahan juga akan abadi, tapi mungkin tak mengapa sesekali beranjak pergi darinya.
Hidup ini memang aneh. Beberapa waktu yang lalu sempat ingin berjalan lurus, untuk sesaat kemudian memutuskan berbelok ke arah yang tidak diduga. Padahal sebenarnya sudah tahu nanti ujung jalannya akan seperti bagaimana.
Tapi, namanya juga manusia. Sering mencari pembenaran atas segala kesalahan yang dibuatnya. Seringkali tanpa ada keinginan untuk mengaturkan maaf, pada apapun, pada siapapun.

Komentar
Posting Komentar