Tak Bisa Bergerombol


Tadi pagi, bersepeda lagi, dan mengikuti ajakan kawan.  Pakai Brompton, dalam rombongan sekitar 10 orang. Dan jujur, kok aku tak merasa nyaman ternyata.  Bukan karena orang-orangnya.  Mereka baik semua. Sepedaannya pun cukup nyaman, di kisaran 20 km/jam saja. Seringkali kecepatan di bawah itu.

Tapi rupanya, aku memang lebih suka bersepeda sendiri. Lebih nyaman karena bisa mengatur ritme sendiri.  Mampir dimanapun semaunya sepanjang perjalanan. Sedang dalam rombongan, mau tak mau harus menghormati yang lain.  Mampir barengan. Start janjian.

Toh, akhirnya aku sendirian juga berbelok pulang.  41.86 km sampai rumah.

Sepertinya memang lain kali sepedaan sendiri saja.  

Pulang ke rumah melanjutkan rencana membongkar mesin cuci yang macet.  Bisa dibongkar.  Ganti bearing dan dipasang lagi. Tapi sepertinya masalah utama ada pada bagian besi spider yang patah.  Tadinya mau diganti tapi bautnya susah sekali dilepas.

Masih berantakan.  Belum semua bagian mesin cuci terpasang.  Entahlah besok kudu bongkar lagi atau ganti baru saja.  Punggung dan pinggangku pegal sekali.  Sepertinya urusan bongkar pasang mesin cuci yang drumnya cukup berat itu cukup menyiksa juga.

Apalagi berjam-jam tak terasa dan tak memperhatikan posisi tubuh saat bongkar sana sini.

Istirahat saja deh dulu.  Liat besok bakal diapain lagi.  Capeque aing.

Komentar

Postingan Populer