tentang Tulisan Tangan
.. data atau biodata karyawan, kan zaman sekarang harusnya sudah dalam bentuk digital ya, tersimpan di drive atau penyimpanan digital apapun. Hal yang paling penting kan detil datanya toh.
Nah barusan dapat permintaan data dalam bentuk form. Ada banyak kolom yang harus diisi. Form pun masih dibagikan dalam bentuk semi manual, bukan dalam bentuk spreadsheet malah berbentuk docx.
Ajaibnya ada form yang harus di isi dengan tulisan tangan. Ya betol, pake TULISAN TANGAN!
Jadinya ngisi biodata yang harusnya simpel malah jadi ruwet, jadi kira-kira urutannya jadi gini:
- form data yang dikirim kantor kudu diunduh dulu
- form diisi datanya dengan cara diketik
- form yang sudah diketik kudu diprint
- form yang sudah diprint dikasih tulisan lagi di kolom yang ditentukan
- habis itu ditempelin materi dan dikasi tanda tangan
- form yang sudah diisi distan
- hasil scan baru dikirimkan ke bagian personalia
Padahal pendataan pegawai itu katanya sudah digitalisasi. Lha kan tinggal dikasih link, trus isi data, beres harusnya.
Sukanya ribet dah. Sudah dipermudah kok ya masih ada saja keinginan untuk mempersulit. Hedeh.
Saya tanyakan pada beberapa orang, tapi sampai sekarang tak ada yang bisa menjelaskan fungsi tulisan tangan di form tersebut.


Pertanyaan saya juga sama karena saya mengalami semua poin di atas.
BalasHapusBTW lima belas tahun silam, saat membayar SPPG anak sulung saya di sebuah bank, saya cukup sebutkan NIM lalu teller mengetik di komputer. Print out cuma kertas Setruk. Praktis.
Nah, itulah paman. Akhirnya ya terpaksa saya turutin. Itupun disuruh ralat lg oleh org kantor. Katanya kudu huruf kapital semua 😅 yowes
HapusSoal bayar SPP iya saya jg itu tinggal nyebutin NIM grus bayar. Beres. Padahal bisa semudah itu ya