O Ya

Ini lagu tentang

Orang orang jalananLagu perang untuk hadapi kenyataanBukan fantasi bukan pula satu ilusiIni realita kami semakin tersisih ye oh ye
Mungkin kami hanya deru debu jalananNamun kami terpaham arti kata ketamakanIni bukan mimpiHidup memang tragediKami terjepitKami semakin tersiksa
Oh ya biarkan kami bernyanyiTuk lepaskan semua resah yang ada dihatiOh ya biarkan kami menariTuk lepaskan semua resah yang ada dihati
Coba dengar jerit hati kamiCoba lihat coba tuk mengertiApakah memang kamiCuma tumbal-tumbal kehidupanAtaukah memang harus begini
--
Itu adalah lirik lagu band Boomerang, yang kami bawakan di tahun 1995 di kampus, tepatnya di Gedung 1.  Saat itu setahun sekali ada event musik yang diadakan satu angkatan dan diikuti semua angkatan.
Aku nekat saja memainkan gitar, drumernya Ekon, lokanya Koeloer, bassisnya aku lupa Abie atau Ufie.  Soundnya cukup bagus rasanya untuk panggung yang tak seberapa besar di satu ruang kuliah. 
Sekarang sudah 30 tahun lebih masa itu berlalu.  Masing-masing anggota band saat itu sudah menjalani alur hidupnya masing-masing.
Dan sekarang aku rasa, lirik lagu yang kami bawakan saat itu beberapa bagian sangat relate dengan hidupku.  Atau hanya aku yang merasa begitu?


Komentar

Postingan Populer