Langsung ke konten utama

Hal-yang yang terpikirkan di sepanjang jalan

 ... berkendara sejauh 28 kilometer dari rumah ke kantor, tentu saja membuat banyak hal melintas di otak sepanjang perjalanan, baik itu masalah kerjaan yang tak bakal usai, masalah draft tulisan, masalah masa lalu, masa kini dan masa depan.  Intinya banyak!

Seringkali otakku penuh dan memikirkan cara untuk memilah-milahnya, mana yang harus dihapus, dilupakan dan dihilangkan, mana yang harus diterima dan dilanjutkan..

Kadang-kadang iseng mampir saat menemukan objek bagus untuk difoto, walau biasanya di kemudian hari kebanyakan saya hapus lagi jika diputuskan untuk tidak dipamerin, walau kadang kemudian hari ada sedikit menyesal menghapusnya dikarenakan diperlukan untuk satu lain hal.

Hal-hal yang cuma dipikirkan, kadang bisa teralihkan dengan mendengarkan lagu yang sedang disenangi, walau jarang-jarang begitu, soalnya lebih menyenangkan berkendara sambil mendengarkan suara motor yang berpapasan, riuh suara anak kecil yang sedang menuju sekolah walau tak begitu jelas, suara angin, daun, burung dan entah apalagi yang sepintas masuk ke gendang telinga.

Tak begitu nyaman juga telinga disumpal earphone yang lalu digencet lagi oleh helm yang tak menyisakan space dengan kepala.  Terakhir ditemani lagu-lagu Soegi Bornean yang jumlah juga tak banyak, lumayan membuat pikiran melayang kesana kemari sepanjang kurang lebih setengah jam.

..dan tiba-tiba hari ini sudah selasa saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..