Langsung ke konten utama

tentang seorang teman

.. rasanya sudah berkali-kali sebenarnya saya bercerita tentang sosok kawan yang satu ini, yang cerdas memang namun kadangkala mengesalkan, itu karena saya merasa sulit untuk menandinginya, dalam hal apapun, ditambah saya orangnya memang tidak kompetitif, makin menyebalkanlah jadinya..

salahsatu yang saya sadari, dia kalo ngomong jelas, terarah, intonasinya bagus, detilnya diperhatikan, saya yang menyimak pun senang- kan sangat antitesis dengan saya yang kalo niat ngomong A di otak kadang bisa jadi yang keluar dari mulut malah Z..

rasanya semuanya yang dia pikirkan, ucapkan dan lakukan terencana dengan baik- saya sungguh iri dengan dirinya. tapi saya kali ini tak mau menyebutkan jatidirinya, nanti malah ge-er ga karu-karuan, meskipun saya tau hal itu sangat tak penting baginya..

tapi sungguh, punya teman yang cerdas itu sangat menyenangkan, seringkali bisa jadi pengingat bahwa diri saya ini bukanlah apa-apa, tidak ada apa-apanya dibanding keberadaan orang lain, dan bahwa saya ini masih perlu banyak belajar dan membaca, dan.. mengurangi rasa malas untuk itu

hedeh, ujung-ujungnya malah kesel dengan diri sendiri #lah :))

Komentar

  1. Malah bagus punya temen pintar memang mas. Untung2 kita bisa ketularan pintarnya 😁. Kan ngeliat dia berbicara, bertindak, dll, jadi ngerasa pengen ditiru. Kesel Krn merasa kemampuan kita jauh di bawah dia, ya wajar. Namanya masih di fase envy. Tapi lama2 pasti jadi tertantang untuk bisa seperti dia 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itulah masalahnya, saya terlalu malas untuk menjadi merasa tertantang, kesel kan XD

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang (pamer) jam tangan

 saya sebenarnya termasuk manusia yang jarang sekali pakai jam tangan, dan terakhir saya cuma punya satu jam digital, yang saya beli sebenernya karena ada fitur ngukur SPO2 alias saturasi udara- gara-gara pandemi covid itulah.. itupun Honor band 5i yang termasuk paling murah di kelasnya.. dan ajaibnya, walaupun pas pake jam tangan itu, tetap saja lebih sering ngecek waktu via hape hehe.. dan kalimat itu juga kurang lebih yang saya sampaikan di postingan mb Eno di blognya tentang jam tangan .. trus tau-tau beberapa waktu lalu, dia bilang mau ngirimin saya sesuatu, jauh-jauh hari sih sebelum saya kasih komentar tentang jam tangan itu, trus akibat komen saya itu, mb Eno buka kartu tentang apa yang dia kirimin ke saya itulah yang kemarin paketnya sampai dan isinya langsung saya pakai, dan masih rajin saya pakai sampai nyaris seharian tadi hehe lha saya ga nyangka aja dikasih jam tangan sama temen baru saya itu. makasih banyak lho, smoga saya inget pesannya untuk jangan lagi nengok hape saa