Langsung ke konten utama

#57. tentang ramadhan tahun ini

.. rasanya tahun ini, bulan puasa yang entahlah, terasa rada gloomy,  rada menyedihkan, tapi sekaligus sedikit bikin plong di akhir harinya ini.  

rasanya seperti belajar mengikhlaskan beberapa hal yang tidak seharusnya dipendam dan dijadikan dendam lama-lama.  seperti masalah di kantor mungkin, pikiran orang akan diriku mungkin, biarlah- saya ikhlaskan kok, apapun yang orang lain pikirkan tentang diriku saya menerimanya..

sekaligus, saya mau memaafkan -lebih tepatnya mau minta maaf sama beberapa orang yang sempet bikin kesel haha ya aslinya sih sayanya yang seringkali bikin kesel orang lain

lalu, ya saya belajar beberapa hal dan mau belajar lebih banyak hal, mungkin implementasinya nanti setelah lebaran.

yang jelas, ramadhan tahun ini terasa lebih 'kosong. lebih berhasil membuat hati dan pikiranku tersuruk ke dasar bumi, mungkin lebih jauh ke dalamnya.

aku makin merasa bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa.

akhirul kalam. selamat menikmati ibadah puasa di hari terakhir ini, saya mohon maaf kalau punya salah dan khilaf selama kenal dengan saya, siapapun. maafkan saya ..


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang (pamer) jam tangan

 saya sebenarnya termasuk manusia yang jarang sekali pakai jam tangan, dan terakhir saya cuma punya satu jam digital, yang saya beli sebenernya karena ada fitur ngukur SPO2 alias saturasi udara- gara-gara pandemi covid itulah.. itupun Honor band 5i yang termasuk paling murah di kelasnya.. dan ajaibnya, walaupun pas pake jam tangan itu, tetap saja lebih sering ngecek waktu via hape hehe.. dan kalimat itu juga kurang lebih yang saya sampaikan di postingan mb Eno di blognya tentang jam tangan .. trus tau-tau beberapa waktu lalu, dia bilang mau ngirimin saya sesuatu, jauh-jauh hari sih sebelum saya kasih komentar tentang jam tangan itu, trus akibat komen saya itu, mb Eno buka kartu tentang apa yang dia kirimin ke saya itulah yang kemarin paketnya sampai dan isinya langsung saya pakai, dan masih rajin saya pakai sampai nyaris seharian tadi hehe lha saya ga nyangka aja dikasih jam tangan sama temen baru saya itu. makasih banyak lho, smoga saya inget pesannya untuk jangan lagi nengok hape saa