Langsung ke konten utama

#43. Channel Youtube & Beberapa Pertanyaan

Akhir-akhir ini saya suka nonton beberapa channel youtube yang formatnya ngobrol asik. Jadi aja saya nonton channel Vincent & Desta, terakhir saya nonton Ngobryls.  Asik melihat mereka tanya jawab sama narasumber sambil sesekali nostalgia.  Kebetulan pemilik channel itu sama-sama jebolan IKJ.  Keren sih melihat sejarah mereka, yang keahliannya nggambar, tapi justru lebih terkenal gara-gara kemampuan bermusiknya.

Channel lain yang kadang saya ikutin adalah punya Dzawin, jebolan Stand Up Comedy Indonesua yang suka bertualang kesana-kemari, sampai ke Nepal segala.  Keren emang tu anak.  Masa mudanya sangat berwarna.

Selain itu ya ngikutin beberapa channel musik, seperti Gigi, Dewa, David Naif, BIP, beberapa gitaris, pesepeda, dan beberapa channel video pendek seperti Lula Studio yang pernah sukses membuat film pendek tentang KTP yang keren itu.Juga channelnya mbah gundul di Waton Guton dan catatan perjalanan mb Uki Wardoyo di Slacker Hiker.

Ada beberapa hal yang selalu berhasil menghibur dan menambah pengetahuan saya dari puluhan channel yang saya subscribe itu.  Oiya saya juga seneng saluran Hari Jisun, tentang cewek Korea yang sangat cinta dengan masakan Indonesia.

Wes itulah.  Rumit dan panjang kalau dijabarkan satu persatu.

Lalu tentang pertanyaan.  Beberapa hari yang lalu, kamis tepatnya. Setelah perkuliahan, saya ngasih tugas untuk para mahasiswa.  Ada dua bagian. Satu: saya ngasih pertanyaan. Dua: saya minta mereka yang ngasih pertanyaan.

Barusan saya ngecek pertanyaan-pertanyaan mereka.  Duh, ternyata mahasiswa itu rata-rata kritis semua, apalagi pertanyaan terkait pelayanan publik, mata kuliah yang saya kasih materinya.  Keren-keren pertanyaan mereka, selain bikin pusing saya tentu saja.  Selain jawaban atas pertanyaan yang saya kasih pun asik-asik.  Walaupun ada beberapa yang senada.

Bagian yang bikin saya seneng, tiap orang punya pertanyaan dan jawaban yang berbeda-beda.  Pola pikir mereka juga bener-bener kritis, beberapa orang mempertanyakan kenyataan yang terjadi sekarang.  Mungkin karena mereka sudah masuk di semester 4, jadi sudah cukup punya dasar pengetahuan yang baik.  Selain beberapa juga pendidikannya linier dengan sekolah menengahnya.

Begitulah, sekarang tinggal mikirin cara ngejawab pertanyaan-pertanyaan mereka.  Rencananya sih skalian dijadiin bahan kuliah aja hehe


*foto dari roov.id

Komentar

  1. Coba nonton percakapan soleh solihun & feni rose deh.
    Di luar dugaan cukup menarik dan menyenangkan hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. chanel soleh cuma pernah sekilas nonton, nanti deh diliat pas dg feni rose kui, mas. suwun infonya hehe

      Hapus
  2. kalo aku malah kebanyakan channel luar, dan random. dari pertukangan, reparasi sepatu, barang antik, komputer lawas, traveling, restorasi lukisan seni, hingga soal cara motong kuku kuda..

    algoritma Youtube mungkin pusing. ini orang gemarnya apa sih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya sih monoton, tergantung lg seneng apa ya nonton gituan terus utk bbrp waktu. tapi kalo pas random ya nyari2 yg lain juga sih, kang

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang. Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.   Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike) ,  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal , tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jej

tentang HMNS

HMNS adalah  eau de perfume racikan anak Menteng, paling ngga saya tau itu dari alamat pengirimnya hehe selaku manusia yang benar-benar awam tentang wewangian, hal ini adalah benar-benar baru bagi saya.  Mulai tertarik dengan hal ini justru gara-gara beberapa kali kawan saya yang bernama Inda posting tentang koleksi parfumnya.  Walau sekali lagi, pertamakali yang namanya parfum bikin saya penasaran adalah film dengan tokoh utama Jean-Baptiste Grenouille yang jenius itu. dan kebetulan ada gerombolan yang rajin mengapdet produknya di media sosial, bikin saya penasaran dan memesan starter pack  yang berisi tiga varian produk andalannya : alpha, delta dan theta. saya yang tak begitu paham tentang esensi  top notes, middle notes, dan  base notes, akan mencoba memberikan gambaran ketiga wangi yang beberapa jam tadi saya sniff  satu-satu, dan imajinasi tentang ketiga makhluk itu pun muncul begitu saja.. alpha. adalah kalem, misterius, berkesan elegan tapi sekaligus berpotensi seba

tentang (mantan) sepeda

tulisan ini aslinya berupa thread di twitter, yang sepertinya alangkah baiknya diarsipkan juga di sini, dengan beberapa tambahan dan pengurangan kalimat dan beberapa gambar yang sempat terdokumentasikan..  mari nostalgia dg (mantan) sepeda2 saya yg tak seberapa itu.. kebetulan, sebagian besar baru bisa kebeli saat di Jogja. #1. Sepeda mtb ladies, mbuh merknya apa. Beberapa kali sempet dibawa ke kampus. Waktu make sepeda itu ga ngerti sama sekali sama setingan yg enak dll- asal bawa aja. Endingnya ilang di dpn kontrakan. Dicuri kyknya. #2. Sepeda hitam. Merknya jg mbuh. Beli sama mas bengkel- yg namanya saya lupa/ hedeh- Karangkajen. Sempat saya pikir Federal tp ternyata bukan, tp gara2 sepeda ini saya kenal dg anak2 Fedjo- federal jogja.  Itu di bawah fotonya, . saat sepedaan minggu pagi, mbonceng Thor dan bang Ai depan rektorat UGM. #3. Federal Metal Craft. Beli di bengkel sepeda di Jl. Gambiran. Beli fullbike dg setingan & groupset seadanya. Akhirnya dipake si