Langsung ke konten utama

#15. hidup yang berputar-putar

. seharian badan yang error ga karuan ini, sedikit banyak bikin aku sejenak mikir, hidup ini apa sih, sebenarnya berputar-putar di situ-situ saja, tiap manusia punya semestanya sendiri-sendiri..

seperti bacaan yang itu-itu saja, kemanapun lari mencari bacaan baru, tetap saja ujung-ujungnya ke daftar era 90-an, lebih fokus lagi ya ke bubin lagi, hidupku juga gitu-gitu, ketemu dan nyari masalah dimana-mana, ga habis-habis, ga bakal habis, ujung-ujungnya melawan atau diam-diam lari dan sembunyi.

tapi rasanya, mungkin, aku ingin menguranginya sedikit demi sedikit, letih juga sebenarnya, tapi hidup memang harus berputar bukan? walau ya kembali berputar-putar di situ-situ saja.

sadar ga sih? 

Komentar

  1. setuju. kadang pengen mencoba sesuatu yang lain, mencoba sesuatu yg baru, out of comfort zone lah, menjadi yg lebih baik lah, lebih ini lebih itu, tapi toh ujung2nya juga yg dicari ya kenyamanan, ya itu2 saja..

    manusia mmg aneh ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. apa ya, semacam basic instinct.. eh malah jd inget film

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang (pamer) jam tangan

 saya sebenarnya termasuk manusia yang jarang sekali pakai jam tangan, dan terakhir saya cuma punya satu jam digital, yang saya beli sebenernya karena ada fitur ngukur SPO2 alias saturasi udara- gara-gara pandemi covid itulah.. itupun Honor band 5i yang termasuk paling murah di kelasnya.. dan ajaibnya, walaupun pas pake jam tangan itu, tetap saja lebih sering ngecek waktu via hape hehe.. dan kalimat itu juga kurang lebih yang saya sampaikan di postingan mb Eno di blognya tentang jam tangan .. trus tau-tau beberapa waktu lalu, dia bilang mau ngirimin saya sesuatu, jauh-jauh hari sih sebelum saya kasih komentar tentang jam tangan itu, trus akibat komen saya itu, mb Eno buka kartu tentang apa yang dia kirimin ke saya itulah yang kemarin paketnya sampai dan isinya langsung saya pakai, dan masih rajin saya pakai sampai nyaris seharian tadi hehe lha saya ga nyangka aja dikasih jam tangan sama temen baru saya itu. makasih banyak lho, smoga saya inget pesannya untuk jangan lagi nengok hape saa