Langsung ke konten utama

#23 a letter to someone

JumΓ‘t, 9 Oktober 2020

Kepada yang terhormat para manusia yang mengaku dan merasa sebagai seorang pemimpin dan atau mewakili manusia lainnya.

Pertama, bahwa kalian itu tidak hidup sendirian di atas dunia ini, dan derajatmu sedikitpun tidak lebih tinggi atas manusia manapun juga. Ee kalian pun sama-sama bau & menjijikan, jadi jangan sekali-kali merasa lebih bagus, lebih hebat dari siapapun.

Kedua, bahwa seorang baru dinamakan pemimpin, jikalau bisa membawa kebaikan dan membuat siapapun yang berkerja dengannya merasa lebih baik, baik kehidupannya maupun perasaannya.  Jangan sekali-kali merasa berhak untuk dilayani. Logikamu pekok sekali jikalau sampai berpikiran seperti itu.  Jangan ngerasa punya hak atas orang lain.

Keempat, bahwa kehidupan ini adalah sebuah sistem, dirimu hanya bagian kecil dari universe kehidupan.  Toh, pemimpin sehebat apapun bukanlah sebuah puncak dalam sebuah rantai makanan, kecuali dirimu merasa sebagai binatang, yang padahal binatang juga ya ga gitu-gitu amat.

Kelima, tolong bedakan antara pemimpin dan manajer.  Jika cuma bisa mengelola kerjaan sehingga bisa ngejar target, tanpa peduli orang-orang sekitarmu, iya begitulah. Manajer hina.

Keenam, untuk yang merasa dirinya mewakili, seseorang, seko'elompok orang atau golongan, tolong deh sesekali bercermin semenit saja.  Sadar bahwa dirimu tak lebih hanya mewakili napsu dan perutmu saja. Tak lebih.

Ketujuh, bahwa hukum rimba akan selalu ada.  Tinggal tunggu saja kenyataannya.  Lagian, sekali lagi banyak yang mengira dirinya harimau gara-gara berbaju belang, padahal tak lebih tikus-tikus yang tak tau diri.

Kedelapan. Isi sendiri. Saya capek.

Komentar

  1. Ke delapan. Poin ke tujuh diulang.

    Heran kenapa sih orang2 itu sudah pada berumur banget semua, pada punya cucu, tapi yg dipikirin duniawi mulu 😠😠😑

    Apa ya ndak capek hidup kaya gitu. 😠😠😠😑😑

    Eh, ini ngomongin si omnibas itu kan 😢😢😢

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya dan secara general jg, baik si omnibas maupun yg sok-sokan ngerasa punya kuasa atas manusia lainnya padahal baru jd nganu doang. kzl saya :(

      Hapus
  2. Balasan
    1. lha mending dilampiasin drpd dipendam, malah bikin otak ruwet & jantungan πŸ˜…

      lagian tensi bisa diturunin toh dg cara.. sepedaan πŸ˜‚

      Hapus
  3. langsung ditujukan ke atasan, doong.. ��

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang. Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.   Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike) ,  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal , tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jej

tentang HMNS

HMNS adalah  eau de perfume racikan anak Menteng, paling ngga saya tau itu dari alamat pengirimnya hehe selaku manusia yang benar-benar awam tentang wewangian, hal ini adalah benar-benar baru bagi saya.  Mulai tertarik dengan hal ini justru gara-gara beberapa kali kawan saya yang bernama Inda posting tentang koleksi parfumnya.  Walau sekali lagi, pertamakali yang namanya parfum bikin saya penasaran adalah film dengan tokoh utama Jean-Baptiste Grenouille yang jenius itu. dan kebetulan ada gerombolan yang rajin mengapdet produknya di media sosial, bikin saya penasaran dan memesan starter pack  yang berisi tiga varian produk andalannya : alpha, delta dan theta. saya yang tak begitu paham tentang esensi  top notes, middle notes, dan  base notes, akan mencoba memberikan gambaran ketiga wangi yang beberapa jam tadi saya sniff  satu-satu, dan imajinasi tentang ketiga makhluk itu pun muncul begitu saja.. alpha. adalah kalem, misterius, berkesan elegan tapi sekaligus berpotensi seba

tentang (mantan) sepeda

tulisan ini aslinya berupa thread di twitter, yang sepertinya alangkah baiknya diarsipkan juga di sini, dengan beberapa tambahan dan pengurangan kalimat dan beberapa gambar yang sempat terdokumentasikan..  mari nostalgia dg (mantan) sepeda2 saya yg tak seberapa itu.. kebetulan, sebagian besar baru bisa kebeli saat di Jogja. #1. Sepeda mtb ladies, mbuh merknya apa. Beberapa kali sempet dibawa ke kampus. Waktu make sepeda itu ga ngerti sama sekali sama setingan yg enak dll- asal bawa aja. Endingnya ilang di dpn kontrakan. Dicuri kyknya. #2. Sepeda hitam. Merknya jg mbuh. Beli sama mas bengkel- yg namanya saya lupa/ hedeh- Karangkajen. Sempat saya pikir Federal tp ternyata bukan, tp gara2 sepeda ini saya kenal dg anak2 Fedjo- federal jogja.  Itu di bawah fotonya, . saat sepedaan minggu pagi, mbonceng Thor dan bang Ai depan rektorat UGM. #3. Federal Metal Craft. Beli di bengkel sepeda di Jl. Gambiran. Beli fullbike dg setingan & groupset seadanya. Akhirnya dipake si