Langsung ke konten utama

#12 serial tv favorit

Dua tahun yang lalu, saya juga pernah bikin ginian di facebook, yang ada di daftar waktu itu adalah serial-serial yang ada di chanenel History seperti Forged in Fire, Storage Wars, the Pickers, juga drakor Lets Eat, lalu tentu saja Amazing Race- sisanya saya lupa.  Dan semuanya masih saya tonton, kecuali Lets Eat yang tidak begitu seru lagi pas season 3-nya.  Kalo Amazing Race sekarang malah memasuki season 32, yang untungnya sempat syuting sebelum virus sialan ini merebak, jadinya season 33 yang harusnya suting taun ini juga kepaksa dibatalkan, hedeh.

Serial tambahan yang saya suka terakhir ini adalah MacGyver versi baru, yang sayangnya belum lanjut lagi dengan seri terbarunya, jadi sama AXN diulang-ulang aja, untungnya ada beberapa episode yang memang belum pernah saya tonton sebelumnya.

Sekarang mendadak saya inget akan salahsatu serial favorit saya yang lama sudah tidak tayang lagi, yaitu Fear Factor.  

Sedang yang paling mutakhir, mari fokus ke drakor aja deh. Sejauh ini baru dua seri drama korea yang saya tonton dengan khusuk dari eps pertama sampai terakhir, yaitu Descendant of the Sun dan Its Okay to Not be Okay, yang lain sih biasanya saya tonton sekilas sahaja, jadi monmaap saya cukup pemilih dalam serial oppa-unnie itu #halagh

Beberapa minggu terakhir saya malah kemaruk, nonton dua drakor secara simultan, kebetulan alur ceritanya menarik, sejauh ini saya sudah cukup tabah mengikutinya.

Yang pertama adalah DoDoSolSolLaLaSol, ini menarik karena tentang musik, tentang pemain piano, kadang terselip kisah maestro-mestro musikus klasik seperti Bach, Mozart dan entah siapa lagi, pemainnya sih yaa masih ga sekeren Kim Ji Won di DotS, atau Seo Yo Ji di IOTNBO ya beda karakter juga sih, tapi jalan ceritanya bikin penasaran haha walau saya ga yakin bisa nonton serial ini sampai tamat.  Mari kita liat sahaja, sejauh ni sudah sampai eps 5 sih, hari ini mau nonton eps 6-nya.

Lalu yang kedua adalah serial Start Up, wah kalo ini sih baru sampai dua episode dan berhasil bikin saya penasaran juga, apalagi ada kisah surat-suratan di latar cerita, dan melibatkan orang-orang kaya yang kelakuannya ajaib.

Oiya, saya baru nyadar kalo ada satu aktor yang sama yang bermain di ketiga serial yang saya tonton di atas, yaitu Kim Joo-Hun, yang berperan sebagai manajer stress di IOTNBI, terus jadi dokter patah hati di DDSSLLS, dan terakhir mampir bentar jadi ayahnya Seo Dal-Mi di Start Up yang lalu ditabrak mobil di episot awal, kok ya perannya mengenaskan selalu je.

Jadi, begitulah.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..