Langsung ke konten utama

seperti tempat berawal atau berakhir

judul itu yang tiba terpikirkan, saat mengeja bulan ini, september .. bulan yang entahlah, penuh enigma, dunia ini mau jadi apa, tak jelas.  ok tak usah jauh-jauh dari dimensi dunia, sekitar kantor yang tak seberaapa luas ini saja kok ya terasa blur..

sebenarnya, aku ingin memberi masukan atas kacau balaunya sesuatu yang bernama kordinasi di tempatku kerja skarang, tapi setelah mikir ulang, kok ya rasanya sia-sia juga rasanya, dikasih saran juga ntar ujung-ujungnya dilepehin seperti yang sudah-sudah, akhirnya aku ya diam saja saat diminta saran atas masalah yang sedang terjadi, aku pikir itu permintaan basa-basi sahaja. ya sampai senegatif itu pikiranku skarang.

masalahnya tak sekali dua kali, orang-orang disini, minta saran, kala dikasih saran- malah tutup telinga, kan ngajak berantem namanya.. jadi menurutku, daripada aku melampiaskan emosi dan meledak, mending diam dan berusaha tak peduli saja udah, walau itupun sikap yang tak bagus. 

sekali lagi, sepertinya aku kudu lebih banyak diem, cangkemku lg bener-bener ga sehat akhir-akhir ini hehe 

di sisi lain, aku sedang menunggu penugasan ngajar, harusnya bulan ini, tp mata kuliah apaan jg belum tau, mana masa penyakitan gini. tapi ini satu hal yang paling tidak bikin aku semangat, ga sabar pengen bales dendam. ingin ngasih nilai tinggi utk anak2 murid haha



Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..

#54 tentang pikiran, keluhan dan ikhlas melepas

.. kemarin, saya membuka-buka arsip disertasi saya, membaca sekilas beberapa bagiannya, dan memutuskan untuk malu.  Saya makin yakin bahwa hanya keberuntungan saja yang bikin saya bisa menyelesaikan studi empat tahun yang lalu itu. Bahkan bagian referensi pun, benang merahnya kurang kuat, ada beberapa bagian yang bikin kening saya mengkerut sambili berpikir: dulu saya ngapain dan gimana saja mikirnya haha.  walaupun kalau mengingat prosesnya yang begitu ... ya tujuh tahun yang mungkin benar-benar seperti roller coaster  paling buruk sedunia.  Sudahlah, mengenang hal-hal yang kurang baik seringkali lebih detil daripada mengenang hal-hal bagus. saya juga mikir, kemarin diam-diam hidup saya juga banyak dilingkari keluhan, sana-sini, padahal penyebabnya ya diri sendiri juga, yang keras kepapa dan sering menganggap diri sendiri yang paling benar.  Padahal ya, saya selalu bilang sama kawan-kawan, seringkali dan sebagian besar masalah hidup seseorang itu ya karena dirinya sendiri.  Tak perlu