Langsung ke konten utama

#1 my personality

 menurut hasil tes di sintesa:

INFP adalah orang yang idealis, pemegang prinsip yang kuat dan setia pada orang yang penting bagi mereka. Mereka ingin hidup ini selaras dengan prinsip yang digenggamnya. Mereka punya rasa ingin tahu yang tinggi dan mudah melihat kemungkinan. Mereka dapat memicu agar ide yang ada bisa terwujud.Seorang INFP ingin bisa memahami orang lain dan membantu agar mencapai potensinya. Mereka fleksibel, mudah beradaptasi, dan menerima, kecuali ketika itu bertentangan dengan prinsip yang mereka pegang.

 ---

Nah, itu kok ya bener.  Terutama bagian akhir, kalau ada yang bertentangan saya ya suka ngamuk-ngamuk trus tumbuh dendam sampai batas waktu yang tak ditentukan hehehe 

---

lalu, menurut hasil tes mgram:

 


  1. Kemampuan sosialisasi luar biasa rendah / Saya sangat suka ketenangan, karena itu sebisa mungkin menghabiskan waktu yang tenang dengan sedikit orang. Sering memberi kesan sangat tertutup, sangat rendah hati, pendiam, dan tidak ramah. 

  2. Ketangguhan luar biasa rendah / Saya sangat sensitif terhadap stimulasi dari luar, mudah menyadari apa yang terjadi di sekitar. Sering memberi kesan sangat peka, memperhatikan keadaan sekitar, dan cukup sensitif. 

  3. Intuisi sangat tinggi / Saya adalah orang yang dapat mengerti dengan cepat inti dari suatu hal, sehingga insting dan intuisi saya tajam. Sering memberi kesan mudah mengerti berbagai hal, tanggap bicara, dan cepat bosan. 

  4. Inovasi sangat tinggi / Saya sangat toleran terhadap hal baru, sehingga saya bisa bergerak tanpa takut gagal. Sering memberi kesan suka tantangan, positif, dan sembrono.

 ---

yg nomer 1 itu iya, kecuali bagian rendah hati- rasa-rasanya saya tidak begitu juga, kalau tidak ramah juga iya sama orang yang belum saya kenal betul atau saya kenal tapi menyebalkan.

yg nomer 2 sensitif sih iya, tapi tangguh macam gimana nih, mungkin iya bakal begitu kalo ketemu hal-hal yang menarik minat saya

untuk yang nomer 3 dan 4 rasa-rasanya nyaris benar semua haha 

/

Jadi, ya begitulah.  Menurut hasil tes onlen.  Kenyataannya sih saya ini bagi orang lain entahlah, saya seringkali juga ga peduli dengan pendapat orang lain selama ngga mengganggu orang.

Komentar

  1. Semuanya benar kecuali bagian rendah hati. Ngakak ๐Ÿ˜†. Seneng deh punya teman angkuh ๐Ÿ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku ga angkuh sih, kadang sombong kalau diperlukan hahaha
      eh kok bisa muncul emot sih #lah :))

      Hapus
  2. Salim dulu sama senior INFP. Hahaha. Saya INFP juga, tapi kadang INFJ, tergantung mood pas ngerjain testnya XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayah senior apaan, tingkat keakuratannya entahlah, saya berusaha ngisi sebisanya pokoknya hehe

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah ๐Ÿ˜… lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..

#54 tentang pikiran, keluhan dan ikhlas melepas

.. kemarin, saya membuka-buka arsip disertasi saya, membaca sekilas beberapa bagiannya, dan memutuskan untuk malu.  Saya makin yakin bahwa hanya keberuntungan saja yang bikin saya bisa menyelesaikan studi empat tahun yang lalu itu. Bahkan bagian referensi pun, benang merahnya kurang kuat, ada beberapa bagian yang bikin kening saya mengkerut sambili berpikir: dulu saya ngapain dan gimana saja mikirnya haha.  walaupun kalau mengingat prosesnya yang begitu ... ya tujuh tahun yang mungkin benar-benar seperti roller coaster  paling buruk sedunia.  Sudahlah, mengenang hal-hal yang kurang baik seringkali lebih detil daripada mengenang hal-hal bagus. saya juga mikir, kemarin diam-diam hidup saya juga banyak dilingkari keluhan, sana-sini, padahal penyebabnya ya diri sendiri juga, yang keras kepapa dan sering menganggap diri sendiri yang paling benar.  Padahal ya, saya selalu bilang sama kawan-kawan, seringkali dan sebagian besar masalah hidup seseorang itu ya karena dirinya sendiri.  Tak perlu