Langsung ke konten utama

bila lama tak bersepeda

ya rasanya cukup lama, sekitar dua mingguan lebih, tadi saja memaksa niat untuk kembali bersepeda, dua kali dan dua sepeda.  awalnya sedikit kagok dan malas melewati tanjakan yang tak seberapa tingginya, apalagi sepeda A-Pro merah itu rada kagok digowes, mungkin karena stemnya tak sesuai ukurannya. mungkin, nantilah mencari ukuran yang pas.

total dari dua sepeda itu, mungkin cuma sekitar 7 km-an saja, lebih sedikit mungkin.  ingin kembali membawanya ke kantor, tapi bagaimana mengantar istri ke kantornya? mungkin lebih baik mencoba di hari jum'at saja. walau pulangnya bakal malesin, panas bo.

ada lagi wacana untuk sepedaan rada jauh lagi, mau di propinsi ini tapi yaitulah, panasnya kalau menjelang siang itu yang bikin mwales.  entahlah kapan lagi sepedaan yang rada jauhan dikit.  apalagi sadelnya lady red itu jauh dari break in.

btw, si bungsu juga perlu sepeda juga toh, hedeh. aku egois sekali juga sih ya.

Komentar

  1. Saya ini lho, udah sekitar 2 bulan nggak sepedahan. Lagi maleus soalnya. Khkhkh.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..