Jumat, 25 Oktober 2019

tentang rindu yang berkarat

kadang aku rindu bikin fiksi. imajinasiku rada buntu. perasaanku kurang enak.

kadang juga rindu hal-hal seperti tidur agak telat seperti sekarang, menikmati hari-hari dengan senyap. tanpa perlu dan bermimpi yang macam-macam.

aku hanya ingin bernapas seperti biasa, dan bangun pagi dengan ringan. untuk kemudian menuliskannya: di kertas, di blog, di notes hape, dimana saja.

kadang aku rindu diriku yang dulu.  yang sendiri di sudut, tanpa peduli apapun kelakuan orang lain.  diriku saat 29 tahun yang lalu, yang seringkali kurang uang namun tenang.

2 komentar:

  1. "kurang uang namun tenang"

    maap om, lagi gaje, jadi mampir kemana-mana

    BalasHapus
    Balasan
    1. malah seneng aku dikunjungi tamu, jd pengen aku traktir patin lampung yg enak itu, haduh jd lapar

      Hapus

Tuhan Tahu Tapi Menunggu

Kemarin nonton Vindes yang bintang tamunya Nopek, komika yang sedang naik daun.  Dia ada bercerita tentang pengalamannya terpuruk, lalu meng...