Langsung ke konten utama

tentang akhir-akhir ini

rasanya cukup melelahkan, mengejutkan dan random. hidupku yang sangat random. kerjaan yang entahlah, seringkali bikin emosi, bikin masalah dimana-mana.

di sisi lain, semangat untuk membaca, bahkan untuk sekedar membaca novel atau fiksi pendek pun seperti beku, stagnan, punah entah kemana.  seekdar menikmati musik pun belum ada yang senyaman.  yang paling parah, perjalanan-perjalanan yang dilalui, belum ada yang memberi apa ya, jejak yang kuat.

apalagi? sepedaan yang juga rada jarang, bahkan mengumpulkan niat dan semangat sepedaan ke kantor saja sedikit susah,

beh, postingan kok ya isinya keluhan ya.  biar deh.  lha, aku pikir- seidealis-idealisnya di tempat sekarang, tetap saja, lebih baik selow. argh kalimat macam apa ini.

intinya aku capek.  sedikit capek. banyak random.  aku ingin pindah rumah saja sudah #lah

oh satu lagi. sosmed- sosial media sekarang, tak lebih dari sebuah toxic,  racun yang bikin sakit mata dan pikiran, semua orang seperti yang paling benar dimana-mana, pikiran adalah dewa, walaupun pengetahuan sedikit, ilmu cetek, yang penting keukeuh, modalnya cuma itu.

--

udah ah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang (pamer) jam tangan

 saya sebenarnya termasuk manusia yang jarang sekali pakai jam tangan, dan terakhir saya cuma punya satu jam digital, yang saya beli sebenernya karena ada fitur ngukur SPO2 alias saturasi udara- gara-gara pandemi covid itulah.. itupun Honor band 5i yang termasuk paling murah di kelasnya.. dan ajaibnya, walaupun pas pake jam tangan itu, tetap saja lebih sering ngecek waktu via hape hehe.. dan kalimat itu juga kurang lebih yang saya sampaikan di postingan mb Eno di blognya tentang jam tangan .. trus tau-tau beberapa waktu lalu, dia bilang mau ngirimin saya sesuatu, jauh-jauh hari sih sebelum saya kasih komentar tentang jam tangan itu, trus akibat komen saya itu, mb Eno buka kartu tentang apa yang dia kirimin ke saya itulah yang kemarin paketnya sampai dan isinya langsung saya pakai, dan masih rajin saya pakai sampai nyaris seharian tadi hehe lha saya ga nyangka aja dikasih jam tangan sama temen baru saya itu. makasih banyak lho, smoga saya inget pesannya untuk jangan lagi nengok hape saa