+ -

Pages

Selasa, 23 April 2019

tentang pilihan dan ketentuan


Bagi saya, sebuah proses dalam memilih sesuatu sudah berakhir saat sudah menentukan pilihan, kemudian cuma berusaha tidak suudzon dg ketentuan-Nya. Apapun endingnya, suka tidak suka, itulah sudah yg terbaik.
Berteriak & protes karena tidak sesuai kehendak & mimpi ya tidak mengapa, itu haknya manusia yang punya panca indera. Tapi penentunya tetaplah Dia yg punya hak atas takdir manusia & alam semesta.

Itu,  adalah status saya hari ini di facebook.  Hasil obrolan dengan seorang teman baik, yang masih yakin atas segala macam kecurangan.  Saya bukannya emosi menanggapinya, justru karena teman saya itu sejatinya punya ilmu & batin yang lebih bagus dari saya, maka malah enteng aja nanggapinnya.

Saya pikir, toh sekeras apapun mempertahankan kehendak, bukankah takdir sudah digariskan untuk diimani.  Bagi saya, urusan pilih memilih pemimpin negeri ini sudah usai.  Tinggal menunggu.  Mau berburuksangka ataupun berbaiksangka atas segala ketentuan-Nya.  Sekali lagi terserah lah.

Itu sudah.

___
tambahan:
akibat komentar dari salahseorang kawan, malah baru ngeh dengan surah Al Hadid ayat 22-23, penjelasannya ada disana.
5 blog auk: tentang pilihan dan ketentuan Bagi saya, sebuah proses dalam memilih sesuatu sudah berakhir saat sudah menentukan pilihan, kemudian cuma berusaha tidak suudzon dg ket...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >