Langsung ke konten utama

tentang tontonan di televisi

..jadi saya sejak beberapa bulan yang lalu, nonton televisi dengan antena parabola mini sisa peradaban big TV..

ceritanya, sekitar beberapa waktu silam, pengen langganan big TV yang prabayar, lalu datang petugasnya, bayar lunas, dipasang antenanya, tapi decoder prabayarnya ga datang-datang, lama-lama petugasnya juga ga datang-datang lagi..

sampai akhirnya ada yang jual decoder yang bisa dipake untuk manfaatin parabola mini itu, akhirnya bisa nonton sekitar 30-an channel, lumayan laah

yang menarik tiap pagi ada tausyiah dari Aa Gym, trus dari Ust. Yusuf Mansur, tadi malem ada juga dari Ust. Arifin Ilham..

selain itu ada saluran film India juga, penting ini hehe

..

btw, sepagi tadi pas jam enam pagi, sambil nonton petuah Aa Gym, malah kepikiran untuk tidak lagi ngomongin hal-hal buruk ttg orang lain.

Sepertinya keren kalau saya bisa konsisten gitu euy, ini pikiran sama mulut kadang memang embernya ndak apik blas..

..

ya ampun postingan macam apa pula ini, selalu berakhir random, pengen punya postingan rapi dan runut macam mas galih atau yg ngalir tapi rajin macam mb icit atau yang detil bergembira macam chika, dan lain lainnya..

ya manusia, bisanya ngiri saja, belajar nulis lagi lah *ini kalimat sampe bosen sendiri saya nulisnya haha

Komentar

  1. Wah, BigTV :D -- saya pernah nulis keluhan soal BigTV, banyak yang komen, sekarang saya hapus karena takut viral dan dituntut :D

    *pura2 ndak baca footnotenya*

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya saya pernah baca soal big TV di postingan njenengan kui, lha nyatanya emang gitu piye :D

      ndak ada footnote kok mas, itu semua bagian dari postingan #dibahas haha

      Hapus
  2. komenku semalam mana.... *nyari*

    BalasHapus
    Balasan
    1. lho dirimu ga ada komen kok di postingan ini .. --"

      Hapus
  3. Balasan
    1. Ada, dari channel itu saya tau adanya the great doctor hehe

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang.

Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.

Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike),  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal, tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jejak rekamnya, dima…

tentang HMNS

HMNS adalah eau de perfume racikan anak Menteng, paling ngga saya tau itu dari alamat pengirimnya hehe

selaku manusia yang benar-benar awam tentang wewangian, hal ini adalah benar-benar baru bagi saya.  Mulai tertarik dengan hal ini justru gara-gara beberapa kali kawan saya yang bernama Inda posting tentang koleksi parfumnya.  Walau sekali lagi, pertamakali yang namanya parfum bikin saya penasaran adalah film dengan tokoh utama Jean-Baptiste Grenouille yang jenius itu.

dan kebetulan ada gerombolan yang rajin mengapdet produknya di media sosial, bikin saya penasaran dan memesan starter pack yang berisi tiga varian produk andalannya : alpha, delta dan theta.

saya yang tak begitu paham tentang esensi  top notes, middle notes, dan base notes, akan mencoba memberikan gambaran ketiga wangi yang beberapa jam tadi saya sniff satu-satu, dan imajinasi tentang ketiga makhluk itu pun muncul begitu saja..

alpha.
adalah kalem, misterius, berkesan elegan tapi sekaligus berpotensi sebagai pembunuh be…

Abdi bogoh ka anjeun

Itu artinya saya suka kamu, kan bah?"

tanya bang Ai beberapa saat yang lalu.

Hoh? Saya tak langsung menjawab, malah curiga, darimana pula dia dapet kosa kata ajaib itu, jangan-jangan..

"bang Ai baca dimana?"
"di kertas.."

Tuh, kan.  Itu kan kalimat sakti yang beberapa kali saya tulis untuk seseorang pada jaman dahulu kala hihi.  Jangan-jangan bang Ai iseng baca-baca koleksi surat saya yang beberapa kotak sepatu itu.  Persis kelakuan Cinta di AADC2.  Duh, saya jadi suudzon..

" di kertas mana?" tanya saya lagi sambil deg-degan sendiri #hayaah haha
" ini bah, di kertas bungkus permen karet.." malah Q yang menyodorkan bekas bungkus permen karet yang bertuliskan macam-macam kalimat dari beberapa bahasa..

Walah, ada-ada sahaja..