Selasa, 17 Oktober 2017

tentang tontonan di televisi

..jadi saya sejak beberapa bulan yang lalu, nonton televisi dengan antena parabola mini sisa peradaban big TV..

ceritanya, sekitar beberapa waktu silam, pengen langganan big TV yang prabayar, lalu datang petugasnya, bayar lunas, dipasang antenanya, tapi decoder prabayarnya ga datang-datang, lama-lama petugasnya juga ga datang-datang lagi..

sampai akhirnya ada yang jual decoder yang bisa dipake untuk manfaatin parabola mini itu, akhirnya bisa nonton sekitar 30-an channel, lumayan laah

yang menarik tiap pagi ada tausyiah dari Aa Gym, trus dari Ust. Yusuf Mansur, tadi malem ada juga dari Ust. Arifin Ilham..

selain itu ada saluran film India juga, penting ini hehe

..

btw, sepagi tadi pas jam enam pagi, sambil nonton petuah Aa Gym, malah kepikiran untuk tidak lagi ngomongin hal-hal buruk ttg orang lain.

Sepertinya keren kalau saya bisa konsisten gitu euy, ini pikiran sama mulut kadang memang embernya ndak apik blas..

..

ya ampun postingan macam apa pula ini, selalu berakhir random, pengen punya postingan rapi dan runut macam mas galih atau yg ngalir tapi rajin macam mb icit atau yang detil bergembira macam chika, dan lain lainnya..

ya manusia, bisanya ngiri saja, belajar nulis lagi lah *ini kalimat sampe bosen sendiri saya nulisnya haha

6 komentar:

galihsatria mengatakan...

Wah, BigTV :D -- saya pernah nulis keluhan soal BigTV, banyak yang komen, sekarang saya hapus karena takut viral dan dituntut :D

*pura2 ndak baca footnotenya*

Rd mengatakan...

hehe iya saya pernah baca soal big TV di postingan njenengan kui, lha nyatanya emang gitu piye :D

ndak ada footnote kok mas, itu semua bagian dari postingan #dibahas haha

Hilma Mirdas mengatakan...

komenku semalam mana.... *nyari*

Rd mengatakan...

lho dirimu ga ada komen kok di postingan ini .. --"

shofie syamwiel mengatakan...

ada channel koreanya om?

Rd mengatakan...

Ada, dari channel itu saya tau adanya the great doctor hehe

Posting Komentar

tentang rusuh

jadinya, akibat soal pemilu yang tak berkesudahan ini, karena tentu saja pihak yang tak mau kalah, keras kepala dan super nyebelin, ditambah...

 
;