Langsung ke konten utama

tentang Kompas minggu

..koran kompas yang rela saya beli, hanyalah yang edisi hari minggu. 

Alasannya sederhana, minim iklan, maksi hiburan.  Dan sedikit sekali ada beritia yang mengganggu mata dan pikiran..

Tapi toh sekarang jarang juga belinya, selain karena di warung yang nyediain koran kompas minggu cuma ada satu dua eksemplar, dan seringkali ga kebagian karena kesiangan pas mampir kesitu..

Rubrik yang sering saya nikmatin, atau yang paling sering saya buka pertamakali adalah: karikatur, ya walaupun Benny & Mince sudah tamat dan yang sekarang tinggal Mince yang kadang seperti 'kurang bernyawa' pesannya, masih ada konpopilan yang sering bikin saya mikir maknanya, hehe juga si Timun yang sarkas-sarkas bergembira, juga si Kribo yang nyinyirin masalah dengan santai, atau panji Koming yang nyindirnya terkesan penuh santun..

Sehabis puas melotoin bagian karikatur, biasanya sekilas ngeliat Cerpen, tapi cuma sekilas liat judul untuk kemudian dibaca paling akhir, karena perlu waktu lumayan lama baca cerpen kompas kui

Lanjut ke bagian yang mengulas rumah-rumah pesohor yang apik dan unik-unik, menyenangkan membaca sejarah mereka menemukan dan kemudian membangun istana mereka itu..

Lalu beranjak ke rubrik Gaya Hidup, maklum saya kan penikmat cerita tentang kehidupan seseorang, lebih-lebih sosok yang ditampilkan seringkali cakep #lah..

Udah itu baru liat-liat bagian lainnya, kalo pas iseng, habis baca semua bagian yang menarik, sesekali ngisi TTS..

Sekarang, berhubung di kantor langganan koran banyak, saya makin males beli koran kompas minggu, karena biasanya saya baca pas hari senin pagi, dimana saatnya koran sabtu-minggu-senin, ngumpul hehe

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang.

Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.

Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike),  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal, tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jejak rekamnya, dima…

tentang HMNS

HMNS adalah eau de perfume racikan anak Menteng, paling ngga saya tau itu dari alamat pengirimnya hehe

selaku manusia yang benar-benar awam tentang wewangian, hal ini adalah benar-benar baru bagi saya.  Mulai tertarik dengan hal ini justru gara-gara beberapa kali kawan saya yang bernama Inda posting tentang koleksi parfumnya.  Walau sekali lagi, pertamakali yang namanya parfum bikin saya penasaran adalah film dengan tokoh utama Jean-Baptiste Grenouille yang jenius itu.

dan kebetulan ada gerombolan yang rajin mengapdet produknya di media sosial, bikin saya penasaran dan memesan starter pack yang berisi tiga varian produk andalannya : alpha, delta dan theta.

saya yang tak begitu paham tentang esensi  top notes, middle notes, dan base notes, akan mencoba memberikan gambaran ketiga wangi yang beberapa jam tadi saya sniff satu-satu, dan imajinasi tentang ketiga makhluk itu pun muncul begitu saja..

alpha.
adalah kalem, misterius, berkesan elegan tapi sekaligus berpotensi sebagai pembunuh be…

Abdi bogoh ka anjeun

Itu artinya saya suka kamu, kan bah?"

tanya bang Ai beberapa saat yang lalu.

Hoh? Saya tak langsung menjawab, malah curiga, darimana pula dia dapet kosa kata ajaib itu, jangan-jangan..

"bang Ai baca dimana?"
"di kertas.."

Tuh, kan.  Itu kan kalimat sakti yang beberapa kali saya tulis untuk seseorang pada jaman dahulu kala hihi.  Jangan-jangan bang Ai iseng baca-baca koleksi surat saya yang beberapa kotak sepatu itu.  Persis kelakuan Cinta di AADC2.  Duh, saya jadi suudzon..

" di kertas mana?" tanya saya lagi sambil deg-degan sendiri #hayaah haha
" ini bah, di kertas bungkus permen karet.." malah Q yang menyodorkan bekas bungkus permen karet yang bertuliskan macam-macam kalimat dari beberapa bahasa..

Walah, ada-ada sahaja..