Langsung ke konten utama

tentang kantor ini.

..seandainya saja saya tidak punya hobi mengamati kebiasaan, perangai, perilaku, masalah dan kelakuan orang-orang, mungkin saya sudah bosan di sini..

mengait-ngaitkan pribadi satu dengan profil pekerja lainnya disini, pro kontra antara mereka, belum lagi masalah-masalah klien yang masuk *hayah pake istilah klien* pokoknya begitulah..

itulah sebenarnya yang menjadi menarik.

ini sebenarnya tentang apa?  ya cuma mengingat-ingat bahwa tak terasa sudah nyaris setengah tahun berlalu sejak ujian yang menjadi batas akhir kuliah saya berakhir di april yang lalu..

kantor ini, juga adalah kantor saya terakhir sebelum pindah beberapa bulan sebelum akhirnya kuliah dulu, ada banyak yang berubah, baik orang-orangnya maupun rutinitasnya, walaupun relatif tidak banyak tapi.. ya perubahan sesedikit apapun, seringkali terasa sebagai kejutan-kejutan yang sedikit membingungkan pada awalnya..

yang jelas, lumayan bisa rutin sepedaan ke kantor, walau masih terbatas di hari jumat, mungkin bisa ditambah harinya di lain waktu, tapi ya Tuhan, kampungku panas sekali kalau siang sampai sore soalnya, dan pulang di saat matahari tak bersahaba itu sungguh.. walaupun jarak kantor-rumah cuma 7,5 km, tapi tetap saja..

wah random lagi tulisan ini ujung-ujungnya

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..

#54 tentang pikiran, keluhan dan ikhlas melepas

.. kemarin, saya membuka-buka arsip disertasi saya, membaca sekilas beberapa bagiannya, dan memutuskan untuk malu.  Saya makin yakin bahwa hanya keberuntungan saja yang bikin saya bisa menyelesaikan studi empat tahun yang lalu itu. Bahkan bagian referensi pun, benang merahnya kurang kuat, ada beberapa bagian yang bikin kening saya mengkerut sambili berpikir: dulu saya ngapain dan gimana saja mikirnya haha.  walaupun kalau mengingat prosesnya yang begitu ... ya tujuh tahun yang mungkin benar-benar seperti roller coaster  paling buruk sedunia.  Sudahlah, mengenang hal-hal yang kurang baik seringkali lebih detil daripada mengenang hal-hal bagus. saya juga mikir, kemarin diam-diam hidup saya juga banyak dilingkari keluhan, sana-sini, padahal penyebabnya ya diri sendiri juga, yang keras kepapa dan sering menganggap diri sendiri yang paling benar.  Padahal ya, saya selalu bilang sama kawan-kawan, seringkali dan sebagian besar masalah hidup seseorang itu ya karena dirinya sendiri.  Tak perlu