Langsung ke konten utama

tentang lampu LED

..ada 12 titik lampu di rumah yang sekarang saya tempati, dan kemarin akhirnya total semuanya saya ganti dengan LED.  Lumayan je itung-itungannya dengan watt yang cuma separo dari lampu neon biasa dapet terangnya sama. 

Kalo soal harganya sih lumayan juga, rata-rata dua kali lipat lampu biasa,  kebetulan pas ada diskon LED Krisbow dan Phillips,

Lampu LED yang saya pasang bervariasi dari 3 sampai 11 watt.  Yang paling terang untuk di ruang tamu dan di sisi kanan kiri rumah, tampaknya saya ganti saja itu yg di samping rumah, terlalu terang soalnya.

Sepertinya hasil ujicoba sebulan kemarin lumayan, paling tidak dibanding salah satu temen kantor yang punya beban listrik sama yang kemarin saya tanya-tanya.

Mari kita cek lagi bulan depan, mudahan masih stabil

Komentar

  1. sebagai mantan buruh pabrik yang berurusan sama kelistrikan, saya bisa konfirmasi keputusan om warm ini bijak adanya. semoga berkah!

    *btw mohon maap saya ga pernah blogwalking. sejak beberapa bulan lalu tuh blog ini diblok sama internet kampus, entah kenapa apa mengandung pornografi atau film bajakan apa gimana hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe terimakasih doanya

      dan soal blog saya yg diblok, sata justru merasa tersanjung, serasa web yg penting sampe perlu di blok haha

      Hapus
    2. Hmmm jadi tergoda untuk ikut ganti lampu kamar kosan jadi LED.
      (Kemudian tiga hari makan nasi mecin)

      Hapus
    3. Hayah, ndak segitunya jg kali, zi 😅

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..