Langsung ke konten utama

..tengah malam di awal agustus

...entah kesombongan apalagi yang akan (kita) tampilkan di atas muka bumi ini, apalagi yang akan dipamerkan seolah-olah manusia punya hak atas segala yang diinginkannya..

entah sampai kapan idealisme akan bisa berjalan bersisian dengan kenyataan yang menggerus keyakinan akan hal-hal yang baik-baik..

tapi inilah hidup itu kawan, dimana ekstrak madu hanya terdapat pada beberapa pohon tertentu di rimbunan belantara yang terdiri dari ribuan species..

dan (kita) sedang berjalan di dalam labirinnya, mencari jalan keluarnya masing-masing..

Komentar

  1. sampeyan kebalik mikirnya. jangan berpikir bahwa idealisme itu awalnya ada terus bakal tergerus habis. kalau seperti itu mikirnya kita semua akan mumet sekali.

    dunia itu memang dasarnya nggak bagus; makanya pelan-pelan diperbaiki supaya lebih dekat ke, apa itu, yang namanya idealisme. jadi mikirnya bukan idealisme lama-lama habis, tapi minimal dunia yang nggak beres-beres amat bisa jadi rada mendingan.

    idealisme kalau cuma modal idealisme ya sulit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. lho, saya ga bilang idealisme bakal tergerus, tapi fakta keberadaan, posisi dan hakikat idealisme itu sendiri. kira-kira begitu mas, paling tidak itu yg tampak di sekeliling saya saat ini

      atau dengan kata lain, sekali lagi, seperti kata slank, apapun, yg penting punya sikap. itu :D

      Hapus
  2. Ooom, ke Jakarta dong. Kita ngupi-ngupi bareng sambil membicarakan kehidupan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe siyaap, nanti kapan2 pas ke ibukota kasi2 kabar deh sama dirimu & Imam anakmuda yg gaya itu

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..