Langsung ke konten utama

Domain .blog yang gagal

Jadi, beberapa waktu yang lalu saya tertarik dengan domain berekstensi .blog.  Kebetulan salah satu layanan hosting menyediakannya, kebetulan lagi setelah saya cek, ternyata url yang saya kehendaki tersedia.

Berbahagialah saya karena mendapatkan alamat auk.blog .  Memang harganya lumayan mahal, harga domain itu diberi label Rp. 385.000 per tahun sesudah kena pajak.

Tapi setelah saya pesan dan dibayar, eh ada pemberitahuan dari penyedia layanan itu bahwa domain yang saya inginin termasuk kategori premium dan sudah ada yang punya.  Lah?  Kalo sudah ada empunya, kenapa pas saya pesan itu katanya masih tersedia?

entahlah saya ga ngerti salahnya dimana, yang jelas keinginan untuk beli hosting pun malah batal, saya pun dikasih opsi untuk ganti domain atau refund.  Ya jelas lah saya minta refund, PHP sih ..

Komentar

  1. Wah, tampilan blognya ganti lagiiii ~~ Blog om udah kayak fotomodel ganti-ganti baju melulu hahaha.

    Ngomong-ngomong sedih sih Om kalau ketemu yang begitu, PHP. Sudah berekspektasi dapat menikmati hal baru atau dapat barang yang diinginkan, eeeeeh tiba-tiba dapat informasi kalau harapan kita pupus :"))))

    BalasHapus
  2. Itulah, mana tanpa dosa itu penyedia layanan domain bilang kalo sdh ada empunya, lha knp pas diklik msh available hehehe soal tampilan blog harap maklum haha

    BalasHapus
  3. eh, baru tau ada domain *.blog

    BalasHapus
  4. @Billy domain baru kok mas, dan dari sekian banyak penyedia layanan hosting/domain cuma yg satu itu yg nyediain .blog, walaupun nyatanya gagal hehe

    BalasHapus
  5. Hiii... Rp385.000 setahun = 32.000 per bulan lumayan murah juga siy...

    BalasHapus
  6. untung aja masi bisa refund bang kalo kgk sakit ati haha

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang.

Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.

Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike),  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal, tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jejak rekamnya, dima…

tentang HMNS

HMNS adalah eau de perfume racikan anak Menteng, paling ngga saya tau itu dari alamat pengirimnya hehe

selaku manusia yang benar-benar awam tentang wewangian, hal ini adalah benar-benar baru bagi saya.  Mulai tertarik dengan hal ini justru gara-gara beberapa kali kawan saya yang bernama Inda posting tentang koleksi parfumnya.  Walau sekali lagi, pertamakali yang namanya parfum bikin saya penasaran adalah film dengan tokoh utama Jean-Baptiste Grenouille yang jenius itu.

dan kebetulan ada gerombolan yang rajin mengapdet produknya di media sosial, bikin saya penasaran dan memesan starter pack yang berisi tiga varian produk andalannya : alpha, delta dan theta.

saya yang tak begitu paham tentang esensi  top notes, middle notes, dan base notes, akan mencoba memberikan gambaran ketiga wangi yang beberapa jam tadi saya sniff satu-satu, dan imajinasi tentang ketiga makhluk itu pun muncul begitu saja..

alpha.
adalah kalem, misterius, berkesan elegan tapi sekaligus berpotensi sebagai pembunuh be…

Abdi bogoh ka anjeun

Itu artinya saya suka kamu, kan bah?"

tanya bang Ai beberapa saat yang lalu.

Hoh? Saya tak langsung menjawab, malah curiga, darimana pula dia dapet kosa kata ajaib itu, jangan-jangan..

"bang Ai baca dimana?"
"di kertas.."

Tuh, kan.  Itu kan kalimat sakti yang beberapa kali saya tulis untuk seseorang pada jaman dahulu kala hihi.  Jangan-jangan bang Ai iseng baca-baca koleksi surat saya yang beberapa kotak sepatu itu.  Persis kelakuan Cinta di AADC2.  Duh, saya jadi suudzon..

" di kertas mana?" tanya saya lagi sambil deg-degan sendiri #hayaah haha
" ini bah, di kertas bungkus permen karet.." malah Q yang menyodorkan bekas bungkus permen karet yang bertuliskan macam-macam kalimat dari beberapa bahasa..

Walah, ada-ada sahaja..