Langsung ke konten utama

夢見る少女じゃいられない & Sekuntum Kembang

Beberapa hari yang lalu, saya tak sengaja tersesat ke tayangan berjudul LIVE Sugoude Girls di youtube.  Isinya tentang penampilan beberapa pemain band cewek Jepang, yang beberapa di antaranya saya kenal, yaitu dari anggota band Doll$Boxx yang sebagian besar juga merupakan anggota band Gacharic Spin.

Pada saat nonton part tiga.  Saya tiba-tiba ter.. apa ya.. terkesima dengan penyanyi yang merupakan bintang tamu disitu, ada tulisan special performance segala.  Dia tampil pas di part terakhir dari video di bawah ini :


Eh, ternyata namanya adalah Nanase Aikawa, dan lagu yang dibawakannya berjudul 夢見る少女じゃいられない itulah hehe.  Lagu Yume Miru Shoujo ja Irarenai itu merupakan single pertamanya yang rilis tahun 1995.

Versi live dari lagu itu menurut saya lebih keren dan bertenaga dibanding versi videoklipnya, jadilah saya nonton beberapa versi live dari lagu itu.  Yang paling bagus menurut saya adalah yang ini:


Nggak main-main itu, bahkan gitarisnya Megadeth, mas Marty Friedman main disitu.  Suara mb Nanase ini keren dan beda aja sih menurut saya, terutama pada saat nyanyiin bagian reff lagu di atas itu.

Ohiya, hasil petualangan di youtube itu juga ujug-ujug menemukan saya pada lagu Harry Roesli dengan DKSB yang berjudul Sekuntum Kembang, yang dulu rasanya sering diputer di televisi.  Lagu itu ada di album Cas Cis Cus yang rilis di tahun 1992.  Lagu itu juga tak kalah keren, coba aja disimak..



Komentar

  1. Lagu Sekuntum Kembang itu memang keren. Jadi inget masa muda. #lah

    BalasHapus
  2. Makanya mari terus dengerin, karena kita memang masih muda (((kita)))

    BalasHapus
  3. yeayyy blognya balik lagi :D

    BalasHapus
  4. Wah Nanase Aikawa! Aku taunya dia pernah nyanyi untuk sontrek Inuyasha yang judulnya Owarinai Yume. Udah lama juga ya karir nyanyi doi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah saya justru baru tau kalo soal lagu inuyasha itu, cek ah :D

      Hapus
  5. Baru denger lagu harry roesli ini :D

    BalasHapus
  6. Lagu lawas sekali itu, tp keren, coba aja didengerkeun

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang.

Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.

Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike),  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal, tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jejak rekamnya, dima…

Abdi bogoh ka anjeun

Itu artinya saya suka kamu, kan bah?"

tanya bang Ai beberapa saat yang lalu.

Hoh? Saya tak langsung menjawab, malah curiga, darimana pula dia dapet kosa kata ajaib itu, jangan-jangan..

"bang Ai baca dimana?"
"di kertas.."

Tuh, kan.  Itu kan kalimat sakti yang beberapa kali saya tulis untuk seseorang pada jaman dahulu kala hihi.  Jangan-jangan bang Ai iseng baca-baca koleksi surat saya yang beberapa kotak sepatu itu.  Persis kelakuan Cinta di AADC2.  Duh, saya jadi suudzon..

" di kertas mana?" tanya saya lagi sambil deg-degan sendiri #hayaah haha
" ini bah, di kertas bungkus permen karet.." malah Q yang menyodorkan bekas bungkus permen karet yang bertuliskan macam-macam kalimat dari beberapa bahasa..

Walah, ada-ada sahaja..

tentang kang Lantip

siapa sih yg ndak kenal sama blogger asal Njogja yg bernama kang Lantip kui.  Kecuali dirimu ndak kenal blog, saya sedari dulu tau tapi sungkan kenalan dengan beliau, soalnya ketoke terkenal sekali.  Tujuh taun hidup di Jogja malah tak pernah ngobrol sekalipun dengan beliau itu, lha kan nyebahi sekali saya ki, ga sopan sama tuan rumah hihi

lucunya, saya jadi bertekat ingin ketemu dengan beliau itu gara-gara kami satu pemahaman mengenai panganan bulet ijo bernama KLEPON! yang disesatkan sedemikian rupa oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab yang malah keukeuh kalau makhluk itu adalah Onde-onde, wooo ngawur.

Jadi aja, kmaren malam janjian di warung kopi, yang posisinya padahal deket dengan tempat saya tinggal dulu, tapi saya justru ga ngeh: namanya warung kopi Blandongan.  Woh kopinya ampuh tenan, mampu bikin mata saya tadi malam super cerah sampai menjelang sahur haha

Dan, sosok kang Lantip ternyata jauh dari bayangan saya, lha habisnya saya kebayang ikon gajahnya beliau je, duh nuwun s…