Langsung ke konten utama

Last Days



#20

Ada satu snack yang bikin saya penasaran, gara-gara diposting mas Agus di blognya, pernah juga diposting di situs mojok yang bentar lagi mau wafat itu.  Namanya gulai ayam.  Ternyata malah tak sengaja nemu di warung sebelah, jadi aja saya beli serenteng.  Menyenangkan.  Apalagi tiap bungkusnya dapet hadiah mainan plastik gitu.

#21

Hari terakhir misi, kebanyakan tentang dan soal makanan.  Tapi saya ingin yang agak beda hari ini.  Kebetulan sedari tadi laper, tapi males makan nasi, nggaya sekali.

Muter-muter lewat Gejayan, muter ke Seturan yang katanya ada kedai Gelato, tapi ternyata tutup.  Lalu lurus ke utara, menuju ringroad, menyusurinya ke arah barat, sampai akhirnya berbelok ke selatan di perempatan Kentungan.  Memutuskan untuk mampir di kedai susu yang entah sejak kapan bikin saya penasaran.  Sering lewat namun tak pernah singgah.

Tadi itu membulatkan tekat, mampir lalu parkir, nyari tempat duduk yang banyak kosong di lantai dasar.  Memutuskan untuk memesan susu hazelnut medium dan roti kalikaya apa ya namanya, semacam roti bakar pake selai sarikaya yang tengahnya dikasih selembar keju.  Manis banget rotinya.  Susunya ya rasa khas hazelnut.  Enak.  Cuma rotinya nyisa dikit karena manis sekali. 

Harga rotinya lumayan mahal juga, dua potong gitu Rp. 17.000,- sedangkan segelas susu yang gelasnya tak begitu gede itu Rp. 20.000,- Total plus pajak jadi Rp. 41.000,- .  Sungguh bukan rate mahasiswa samasekali hehe gapapa lah sesekali.  Tadinya malah ada rencana mampir starbucks sih, tapi mental saya belum cukup untuk mampir kedai kopi keren itu, bukannya apa-apa, saya punya voucher yang bisa dipake disitu soalnya 😎

Jadi begitulah, 21 hari berakhir dengan baik, walau niat awal untuk sekalian ngelarin revisi masih belum berhasil ternyata.  Tak apalah.  Yang penting niat sudah terselesaikan.  Sisanya mari lanjut selesaikan lagi \m/

Komentar

  1. semangat revisinya, Om! garis finish udah kelihatan tuh :)

    BalasHapus
  2. Waah... selesai juga. :D Saya malah ketagihan lanjut misi21 ini, Om, hehe. mungkin jadi misi42 atau 63... *padahal 21 aja belum selesai >.<

    Semoga lancar disertasinya, Om. *eh, disertasi kan ya>

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah keren itu, saya tunggu laporan2 misinya deh, semangat!

      dan iya begitulah, amin & makasih ya mb

      Hapus
  3. Aku juga sering kok om, begitu.
    Laper tp malas makan nasi.
    Hahaha.
    Biasanya makan sesuatu yang lain; mie ayam, junkfood selain nasi ayam, atau kalau lagi tajir ya ke resto kelas menengah dikit :p

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang. Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.   Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike) ,  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal , tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jej

tentang HMNS

HMNS adalah  eau de perfume racikan anak Menteng, paling ngga saya tau itu dari alamat pengirimnya hehe selaku manusia yang benar-benar awam tentang wewangian, hal ini adalah benar-benar baru bagi saya.  Mulai tertarik dengan hal ini justru gara-gara beberapa kali kawan saya yang bernama Inda posting tentang koleksi parfumnya.  Walau sekali lagi, pertamakali yang namanya parfum bikin saya penasaran adalah film dengan tokoh utama Jean-Baptiste Grenouille yang jenius itu. dan kebetulan ada gerombolan yang rajin mengapdet produknya di media sosial, bikin saya penasaran dan memesan starter pack  yang berisi tiga varian produk andalannya : alpha, delta dan theta. saya yang tak begitu paham tentang esensi  top notes, middle notes, dan  base notes, akan mencoba memberikan gambaran ketiga wangi yang beberapa jam tadi saya sniff  satu-satu, dan imajinasi tentang ketiga makhluk itu pun muncul begitu saja.. alpha. adalah kalem, misterius, berkesan elegan tapi sekaligus berpotensi seba

tentang (mantan) sepeda

tulisan ini aslinya berupa thread di twitter, yang sepertinya alangkah baiknya diarsipkan juga di sini, dengan beberapa tambahan dan pengurangan kalimat dan beberapa gambar yang sempat terdokumentasikan..  mari nostalgia dg (mantan) sepeda2 saya yg tak seberapa itu.. kebetulan, sebagian besar baru bisa kebeli saat di Jogja. #1. Sepeda mtb ladies, mbuh merknya apa. Beberapa kali sempet dibawa ke kampus. Waktu make sepeda itu ga ngerti sama sekali sama setingan yg enak dll- asal bawa aja. Endingnya ilang di dpn kontrakan. Dicuri kyknya. #2. Sepeda hitam. Merknya jg mbuh. Beli sama mas bengkel- yg namanya saya lupa/ hedeh- Karangkajen. Sempat saya pikir Federal tp ternyata bukan, tp gara2 sepeda ini saya kenal dg anak2 Fedjo- federal jogja.  Itu di bawah fotonya, . saat sepedaan minggu pagi, mbonceng Thor dan bang Ai depan rektorat UGM. #3. Federal Metal Craft. Beli di bengkel sepeda di Jl. Gambiran. Beli fullbike dg setingan & groupset seadanya. Akhirnya dipake si