Langsung ke konten utama

Hari ke 6 : Gara-gara John Wick


Sebenarnya mas Keanu di John Wick chapter 2 itu ga salah sih, cuma lagi pengen nyalahin beliau aja #lho

Jadi pertahanan saya untuk menahan diri ga nonton di biuskup selama kuranglebih empat bulan akhirnya bobol gara-gara baca beberapa saran sesat beberapa kawan di jejaring sosial, salahsatunya mas didut, biar aja kali ini saya salahin dia aja deh #semenamena.

Siang tadi, setelah berkunjung ke temen satu kelurahan beda rw, saya memutuskan untuk berkunjung ke amplaz, entah sudah berapa bulan pula saya tak menginjakkan kaki kesitu, lagian tak ada keperluan juga.  Dan, bener saja ga rugi nonton John Wick kui, alur ceritanya cukup sederhana, namun adegan bak-bik-buk dan dar-der-dor-nya keren.  Berdarah-darah tapi elegan.  Balas dendam itu memang mengasikkan kawan! haha Dalam benak saya malah jadi merencanakan bales dendam sama siapapun yang pernah nyakitin & semena-mena dengan saya, bagus sekali kan efek film tersebut..

Usai nonton, saya laper, lalu beranjak ke ka-ep-ci, dan memutuskan untuk mencoba tawaran menu yang belum pernah saya coba sebelumnya: hotz chicken.  Wah ternyata pedasnya juara!  Bukan pedas yang edan-edanan macam oseng mercon yang pernah saya coba, tapi ini semacam pedas yang enak dan elegan, camppuran cabe, merica sepertinya dan tomat, juga entahlah apalagi yang bikin sedikit asam tapi asli enak.  Saya rekomendasikan deh bagi pencinta rasa pedas untuk nyoba menu ini.  Bagi saya yang lama tak makan pedas sih rasanya enak sekali, walaupun membuat mata saya sedikit berembun ehehe

Sehabis makan & maghriban, bukannya pulang saya malah mampir di salah satu toko pakaian di dalam amplaz, bayangkan: toko pakaian di dalam amplaz!  Luar biasa, bertahun-tahun saya menapakan kaki di plaza ambarrukmo itu, baru kali itu saya berani masuk salah satu toko yang termasuk paten, kemudian nekat mencoba-coba, dan ujung-ujungnya membeli salah satu produk disitu.  Pencapaian saya yang luarbiasa setelah hidup bertahun di Jogja.  Saya jadi kagum sama sama diri sendiri hari ini #halaagh

demikianlah misi hari ini, terselesaikan dengan baik, dengan hasil perut kenyang, hati pun senang..  Besok kemana & ngapain lagi ya?

---
*poster film di atas main comot di blognya mas didut.

Komentar

  1. Wah, tampilannya ganti lagi! :D
    Om beberapa waktu lalu saya sempet nyoba buka blognya kok ndak bisa kenapa ya huhuhu... mosok aku ditolak :(((

    BalasHapus
    Balasan
    1. ohitu, anggap aja lg maintenis kalo di kaskus.. ditolak itu rasanya pedih gitu ya? #lah XD

      Hapus
  2. Waini, misi yang menyenangkan dan perlu dicoba :D

    BalasHapus
  3. Iyaaaa...kaefci yang pedas itu enaaak. Tapi saya sedih karena yang keju pedas udah gak ada lagi :((. Btw istilah 'pedas yang elegan' itu kok bikin penasaran banget ya, Mas hahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha abisnya pedesnya enak2 gmana gitu. Susah mendefinisikannya #halagh 😆

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang.

Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.

Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike),  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal, tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jejak rekamnya, dima…

tentang HMNS

HMNS adalah eau de perfume racikan anak Menteng, paling ngga saya tau itu dari alamat pengirimnya hehe

selaku manusia yang benar-benar awam tentang wewangian, hal ini adalah benar-benar baru bagi saya.  Mulai tertarik dengan hal ini justru gara-gara beberapa kali kawan saya yang bernama Inda posting tentang koleksi parfumnya.  Walau sekali lagi, pertamakali yang namanya parfum bikin saya penasaran adalah film dengan tokoh utama Jean-Baptiste Grenouille yang jenius itu.

dan kebetulan ada gerombolan yang rajin mengapdet produknya di media sosial, bikin saya penasaran dan memesan starter pack yang berisi tiga varian produk andalannya : alpha, delta dan theta.

saya yang tak begitu paham tentang esensi  top notes, middle notes, dan base notes, akan mencoba memberikan gambaran ketiga wangi yang beberapa jam tadi saya sniff satu-satu, dan imajinasi tentang ketiga makhluk itu pun muncul begitu saja..

alpha.
adalah kalem, misterius, berkesan elegan tapi sekaligus berpotensi sebagai pembunuh be…

Abdi bogoh ka anjeun

Itu artinya saya suka kamu, kan bah?"

tanya bang Ai beberapa saat yang lalu.

Hoh? Saya tak langsung menjawab, malah curiga, darimana pula dia dapet kosa kata ajaib itu, jangan-jangan..

"bang Ai baca dimana?"
"di kertas.."

Tuh, kan.  Itu kan kalimat sakti yang beberapa kali saya tulis untuk seseorang pada jaman dahulu kala hihi.  Jangan-jangan bang Ai iseng baca-baca koleksi surat saya yang beberapa kotak sepatu itu.  Persis kelakuan Cinta di AADC2.  Duh, saya jadi suudzon..

" di kertas mana?" tanya saya lagi sambil deg-degan sendiri #hayaah haha
" ini bah, di kertas bungkus permen karet.." malah Q yang menyodorkan bekas bungkus permen karet yang bertuliskan macam-macam kalimat dari beberapa bahasa..

Walah, ada-ada sahaja..