Rabu, 18 Januari 2017

tentang ulat gendut

tiga bulan terakhir ini, sudah tak terhitung saya makan siang, kadang sarapan, di warung makan bernama aneh ini: warung ulat gendut, silakan aja searching di google map, atau di instagram atau dimanapun, pasti ketemu

Menu yang sering saya pesan adalah ayam goreng saus kacang, plus sayuran sebagai pelengkapnya.  Rasanya menurut saya sih enak, soalnya saya selalu pesan menu itu pas kesitu, jikalau habis sebagai gantinya paling pesan gado-gado yang rasanya juga enak.

Yang menarik, menurut saya, selain rasanya, porsi makanannya presisi sekali.  Jadi tak kedikitan, tak juga berlebihan, seingkali tepat saat saya menikmati suapan nasi terakhir, tepat saat itu juga ayam dan sayurnya habis. 

Ohya warungnya kecil saja, letaknya di pinggir jalan, di sebelah kios fotokopian, selatan jalan kira-kira duaratusan meter arah timur dari perempatan Brimob.

Bagian menarik lainnya adalah, harga menu disitu rata-rata tak sampai sepuluh ribu rupiah.  Menu favorit saya itu sendiri dibanderol cuma Rp.9000,-, biasanya saya ples air es, cuma nambah gopek.

Yang pernah saya coba selain ayam goreng, ya gado-gado, dan lotek, dan es campurnya yang porsinya banyak tapi harganya cuma limarebu doang itu.

Oh satu lagi, disitu selalu tersedia koran untuk saya baca sambil menunggu pesanan saya dateng, dan tak pernah menunggu begitu lama juga untuk itu.

Salah satu warung makan yang saya rekomendasikan di Jogja pokmen.  Selain warung pecel Magetan bu Ramelan di timur Amplaz, nantilah saya ceritakan kapan-kapan soal pecel yang maknyus kui.

Nah, tiba-tiba sehabis menulis ini, saya kok mendadak pengen kesitu, pas pula ini waktunya warung buka biasanya, lagian bukanya cuma sampai sore kok.

Mari kita beranjak kesitu..

14 komentar:

nengbiker mengatakan...

ulat gendut ini catchy banget namanya. trus diposting bolak balek. trus maleh kepengen ke situ juga nanti lek pas maen ke jogja lagi wis.

Yenita Anggraini mengatakan...

Wah, rekomendasi tempat makan kalau main ke Jogja nih. =) *mendadak laper*

Rd mengatakan...

hehehe iya je, abisnya enak beneran ini mb --"

Rd mengatakan...

ini salah satunya, masih banyak salah banyaknya, tar deh saya tulis satu persatu tempat makan enak tp ga mihil2 amat di jogja, kalo pas rajin ehehe

Cumilebay MazToro mengatakan...

Nama nya kok serem, bikin kita semua mengendut hahaha

Rd mengatakan...

ebuset, ini apakabar blog saya dikunjungi seleb :o
gendut itu anugerah mz btw .. :D

Anonim mengatakan...

Pantesan di instagrammu postingannya nggak jauh dari Ulat Gendut ini, Oom...
Ternyata memang recommended buat para pecinta kuliner yang pengen makan enak tapi harga sangat terjangkau.
Sesuk nek pas ke Jogja, pengen mampir juga ah! :D

Rd mengatakan...

ayo mampir mampir laah hehe enak2 kok menunya

Hercule Poirot dari Timur mengatakan...

argggghhh...marai pengen bali :'(

Rd mengatakan...

Palingan bentar lg jg balik toh mas

galihsatria mengatakan...

Byuh, 9000, di sini cuma dapet nasi putih sama tempe sepotong doang wkwkwk...

Rd mengatakan...

Ibukota memang kejam dalam banyak hal mas hehehe

Mput mengatakan...

Ya ampun, namanya memang lucu banget, sih. Terus aku jadi pengin makan di sana (untuk kesekian kalinya, masih sirik).

dan air putih es di sini seribu.
*apeu

Rd mengatakan...

air putih es seribu perak? KAPITALIS!! hahahaha

ditunggu lho hihihi

Posting Komentar

tentang rusuh

jadinya, akibat soal pemilu yang tak berkesudahan ini, karena tentu saja pihak yang tak mau kalah, keras kepala dan super nyebelin, ditambah...

 
;