Langsung ke konten utama

manifesto 2017

sesekali, saya juga mau bikin resolusi seperti orang-orang, beberapa hari lagi 2016 ini berakhir, dan wah saya ngga mau ngerekap kejadian di tahun ini, rasanya hasilnya memalukan.  Kalo ibarat KHS sih, dikasih IP 1,5 aja sudah sukur, yang jelas banyak pelajaran yang kembali harus saya ulang dan perbaiki.

tapi rasanya kalau ngomongnya resolusi, saya mau bilang ini semacam manifesto saja, biar terdengar keren .

Jadi manifesto 2017 saya adalah *bentar ambil minum dulu, mendadak aus*

  1. menyelesaikan misi yang memasuki detik-detik terakhir di Jogja, gila bro, tujuh tahun berlalu begitu saja di kota ini.  Saya tidak menyalahkan siapapun atau apapun atas keterlenaan saya ini.  Sebab, beberapa kali dan entah pada beberapa orang saya pernah bilang: kalau kegagalan seseorang dalam suatu hal itu lebih karena ulah si pelakunya sendiri, atas dasar apapun.  Oke, saya persempit, suatu hal yang saya maksud adalah: sekolah :|
  2. mengurangi berisik di media sosial yang sudah sangat berisik itu. Walaupun menurut saya toh hal ini juga ga ngaruh sama apapun.  Diri kita di lautan sosmed hanyalah setitik air yang juga bakal mudah menguap ke udara. Walaupun ini masih di 2016, saya sudah memulainya beberapa saat kmaren.
  3. nulis lebih rapi lagi, mencoba lebih runut lagi, dan lebih baik lagi saja lah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang. Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.   Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike) ,  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal , tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jej

tentang HMNS

HMNS adalah  eau de perfume racikan anak Menteng, paling ngga saya tau itu dari alamat pengirimnya hehe selaku manusia yang benar-benar awam tentang wewangian, hal ini adalah benar-benar baru bagi saya.  Mulai tertarik dengan hal ini justru gara-gara beberapa kali kawan saya yang bernama Inda posting tentang koleksi parfumnya.  Walau sekali lagi, pertamakali yang namanya parfum bikin saya penasaran adalah film dengan tokoh utama Jean-Baptiste Grenouille yang jenius itu. dan kebetulan ada gerombolan yang rajin mengapdet produknya di media sosial, bikin saya penasaran dan memesan starter pack  yang berisi tiga varian produk andalannya : alpha, delta dan theta. saya yang tak begitu paham tentang esensi  top notes, middle notes, dan  base notes, akan mencoba memberikan gambaran ketiga wangi yang beberapa jam tadi saya sniff  satu-satu, dan imajinasi tentang ketiga makhluk itu pun muncul begitu saja.. alpha. adalah kalem, misterius, berkesan elegan tapi sekaligus berpotensi seba

tentang (mantan) sepeda

tulisan ini aslinya berupa thread di twitter, yang sepertinya alangkah baiknya diarsipkan juga di sini, dengan beberapa tambahan dan pengurangan kalimat dan beberapa gambar yang sempat terdokumentasikan..  mari nostalgia dg (mantan) sepeda2 saya yg tak seberapa itu.. kebetulan, sebagian besar baru bisa kebeli saat di Jogja. #1. Sepeda mtb ladies, mbuh merknya apa. Beberapa kali sempet dibawa ke kampus. Waktu make sepeda itu ga ngerti sama sekali sama setingan yg enak dll- asal bawa aja. Endingnya ilang di dpn kontrakan. Dicuri kyknya. #2. Sepeda hitam. Merknya jg mbuh. Beli sama mas bengkel- yg namanya saya lupa/ hedeh- Karangkajen. Sempat saya pikir Federal tp ternyata bukan, tp gara2 sepeda ini saya kenal dg anak2 Fedjo- federal jogja.  Itu di bawah fotonya, . saat sepedaan minggu pagi, mbonceng Thor dan bang Ai depan rektorat UGM. #3. Federal Metal Craft. Beli di bengkel sepeda di Jl. Gambiran. Beli fullbike dg setingan & groupset seadanya. Akhirnya dipake si