Langsung ke konten utama

antara Spotify, Joox dan playlist tetangga

Beberapa saat yang lalu, saya (kepaksa) nginstall aplikasi Spotify, demi mendengarkan musik secara legal dan memang saya akui kualitasnya bagus dan jernih, lebih-lebih headset yang dipake sekarang kualitas outputnya keren sekali.  Kemudian karena ada tawaran untuk upgrade layanan premium Rp. 15 rb per 3 bulan, saya pun tergoda, tanpa banyak mikir melakukan transfer. 

Dan entah gimana, transfer berhasil, tapi akun saya tetep saja versi gratisan, bukan premium, yang mana artinya saya tetep harus menikmati musik tanpa banyak pilihan, playlist shuffle, dan ga bisa donlot lagu.  Kesel, akhirnya saya uninstall saja.

Akhirnya atas informasi seorang teman, saya pun mencoba instal aplikasi Joox, dan diluar perkiraan, menurut saya fiturnya lebih baik baik dalam beberapa hal dibanding Spotify, apalagi saat awal daftar langsung dikasih gratisan versi VIP selama sebulan.  Yang bikin saya tertarik adalah adanya fitur DTS sound, yang bikin lagu terdengar lebih keren lagi.

Selain ada fitur lirik lagu juga, pas iseng pengen menggumam sendiri ((menggumam)) kan bisa sambil baca-baca liriknya.

Gara-gara aplikasi musik itu juga, akhirnya saya tahu beberapa lagu yang sering diputer makhluk penghuni kamar tetangga sebelah lumayan kenceng setiap pagi.  Terus biasanya dia sambil nyanyi-nyanyi sendiri.  Playlistnya kalau tidak salah ini :
  1. Closer - The chainsmoker
  2. Starving - Hailee Steinfeild
  3. We don't talk anymore - Charlie Puth
  4. I don't love you - My Chemical Romance
Nah, lagu terakhir itu yang menurut saya saat ini paling enak dan unik, part-partnya juga lumayan enak dimainin pake gitar.  Trus gara-gara penasaran saya nonton beberapa versi livenya di youtube.  Cara main gitarnya keren sekali juga sih.   Lama-lama saya juga malah tertarik liat versi covernya yang dibawain oleh band-band entah darimana saja.  Juga yang versi vocal aja juga beberapa ada yang lumayan.

Oiya, kalo Hailee Steinfeild, saya justru teringat akan film Begin Again, main gitarnya disitu asik, juga tentu perannya perannya di Pitch Perfect 2.

Walagh apalah tulisan kali ini, malah nyambungnye ke Hailee.  Oke kembali ke Joox, saat ini saya rekomendasikan sih buat yang pengen denger lagu dengan legal dan kualitas yang bagus.  Pilihan lagunya juga bejibun, banyak playlist yang bisa dipilih.  Cuma sayangnya cuma satu, koleksi lagu bang Rhoma Irama ga ada je ...

Komentar

  1. Pokoknya aku lebih suka Joox ketimbang Spotify. Btw, itu ya tetep deh Rhoma Irama. Huft.

    BalasHapus
    Balasan
    1. apalah arti dunia & negeri ini tanpa adanya bang Rhoma..

      Hapus
  2. Aku kok ya nggak ada masalah sama Spotify ya? Habis transferan langsung diupgrade ke premium... #teamSpotify

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin Spotify sentimen, atau apa gara2 saya pernah nyoba fitur gratisannya waktu awal nyoba ya? etapi pas saya coba daftar pake akun baru, tetep malah tidak muncul lagi fitur 3 bulan itu, ah entahlah.. saya lg berusaha temenan ama Joox lah udah hehe

      Hapus
  3. berarti joox lebih enak ya :p oke lah aku coba instal dulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe subjektif sih, mas. silakan saja dicoba, dan seneng ngeliat sampeyan msh aktif ngeblog, setelah sekian lama

      Hapus
  4. Lagunya lengkapan spotify.. tapi lebih user friendly joox.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh gitu, iya sih di Joox saya ga nemu lagu2nya bang Rhoma.. emang di spotify ad gitu? kalo ga ada ya sama saja hahaha indikator yg aneh memang

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko & Bengkel Sepeda di Jogja

Sejak 'mengenal' sepeda, beberapa kawan yang sangat mengerti anatomi, morfologi dan histologi sepeda, saya pun memberanikan diri memberi rekomendasi beberapa toko dan bengkel sepeda di Jogja yang harus disambangi dikala sepeda memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang.

Rekomendasi tempat-tempat ini berdasarkan pertimbangan: harga, kelengkapan ketersediaan suku cadang, hasil seting sepeda dan pengalaman empunya bengkel.  Juga pengalaman beberapa kawan saat membeli spare part ataupun memperbaiki sepedanya.  Rata-rata setiap toko atau tempat yang menyediakan sepeda dan suku cadangnya juga menyediakan tempat dan tenaga untuk seting dan reparasi, tapi tak semua hasilnya bagus.

Bengkel sepeda Rofi (Rahul Bike),  pemiliknya adalah teman saya di komunitas sepeda Federal, tapi menurut sejarah awalnya justru beliau akrab dengan sepeda-sepeda keluaran baru.  Hasil seting sepeda mas Rofi ini sudah sangat dapat dipertanggungjawabkan, hal ini bisa dilihat dari jejak rekamnya, dima…

tentang HMNS

HMNS adalah eau de perfume racikan anak Menteng, paling ngga saya tau itu dari alamat pengirimnya hehe

selaku manusia yang benar-benar awam tentang wewangian, hal ini adalah benar-benar baru bagi saya.  Mulai tertarik dengan hal ini justru gara-gara beberapa kali kawan saya yang bernama Inda posting tentang koleksi parfumnya.  Walau sekali lagi, pertamakali yang namanya parfum bikin saya penasaran adalah film dengan tokoh utama Jean-Baptiste Grenouille yang jenius itu.

dan kebetulan ada gerombolan yang rajin mengapdet produknya di media sosial, bikin saya penasaran dan memesan starter pack yang berisi tiga varian produk andalannya : alpha, delta dan theta.

saya yang tak begitu paham tentang esensi  top notes, middle notes, dan base notes, akan mencoba memberikan gambaran ketiga wangi yang beberapa jam tadi saya sniff satu-satu, dan imajinasi tentang ketiga makhluk itu pun muncul begitu saja..

alpha.
adalah kalem, misterius, berkesan elegan tapi sekaligus berpotensi sebagai pembunuh be…

Abdi bogoh ka anjeun

Itu artinya saya suka kamu, kan bah?"

tanya bang Ai beberapa saat yang lalu.

Hoh? Saya tak langsung menjawab, malah curiga, darimana pula dia dapet kosa kata ajaib itu, jangan-jangan..

"bang Ai baca dimana?"
"di kertas.."

Tuh, kan.  Itu kan kalimat sakti yang beberapa kali saya tulis untuk seseorang pada jaman dahulu kala hihi.  Jangan-jangan bang Ai iseng baca-baca koleksi surat saya yang beberapa kotak sepatu itu.  Persis kelakuan Cinta di AADC2.  Duh, saya jadi suudzon..

" di kertas mana?" tanya saya lagi sambil deg-degan sendiri #hayaah haha
" ini bah, di kertas bungkus permen karet.." malah Q yang menyodorkan bekas bungkus permen karet yang bertuliskan macam-macam kalimat dari beberapa bahasa..

Walah, ada-ada sahaja..