Langsung ke konten utama

Digitalisasi Kenangan

Rencana yang entah sejak kapan, akhirnya terwujud hari ini: mendigitalisasi foto-foto lama.   Sempet nyesel juga sih membuka album foto-foto semenjak kecil, beberapa ada yang rusak berat.

Akhirnya barusan, beberapa foto saya abadikan dengan di scan satu persatu.  Bagian menyenangkannya adalah, beberapa foto saya bersama foto temen kuliah S1 saya sebarkan di grup whatsapp.  Mereka bersukacita sekali tampaknya hehehe

Sementara, banyak foto yang bikin saya termenung sendiri, tersenyum-senyum sendiri.  Ya tak terasa begitu lama waktu sudah dijalani, bersama banyak orang: keluarga, kawan dan gebetan :D

Saya pikir, sesekali memang hidup harus menengok ke belakang, biar ingat bahwa tak ada sampai di titik ini sebelum menjalani semua yang telah dilewati.


Bahwa, masa sekarang tak akan pernah hadir tanpa adanya masa lalu.

Komentar

  1. Wah iyaaaa... seru sih yang begitu. Sempat kepikiran gitu juga untuk foto-foto lawas orang tua, discan terus dimasukin cloud, tapi foto-foto lama yang ada di album suka banyak yang udah 'lengket' sama albumnya, jadi kalau diambil malah rusak. Akhirnya ya sudah dibiarkan saja huhuhu ~~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya discan sama lembar albumnya skalian. Seperti saya barusan :D

      Hapus
    2. ....belum dicoba sih .__.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang (pamer) jam tangan

 saya sebenarnya termasuk manusia yang jarang sekali pakai jam tangan, dan terakhir saya cuma punya satu jam digital, yang saya beli sebenernya karena ada fitur ngukur SPO2 alias saturasi udara- gara-gara pandemi covid itulah.. itupun Honor band 5i yang termasuk paling murah di kelasnya.. dan ajaibnya, walaupun pas pake jam tangan itu, tetap saja lebih sering ngecek waktu via hape hehe.. dan kalimat itu juga kurang lebih yang saya sampaikan di postingan mb Eno di blognya tentang jam tangan .. trus tau-tau beberapa waktu lalu, dia bilang mau ngirimin saya sesuatu, jauh-jauh hari sih sebelum saya kasih komentar tentang jam tangan itu, trus akibat komen saya itu, mb Eno buka kartu tentang apa yang dia kirimin ke saya itulah yang kemarin paketnya sampai dan isinya langsung saya pakai, dan masih rajin saya pakai sampai nyaris seharian tadi hehe lha saya ga nyangka aja dikasih jam tangan sama temen baru saya itu. makasih banyak lho, smoga saya inget pesannya untuk jangan lagi nengok hape saa