Langsung ke konten utama

Koeis Kamis : Warna Sepeda

Bayangkan, tiba-tiba saja sudah hari kamis lagi, rasa-rasanya waktu akhir-akhir ini semakin cepat berkelebat, dan untuk mengejarnya saya merasa masih terlalu lambat #malahnganu

Singkat saja, terkait koeis raboe minggu kemarin, diputuskan saja pemenangnya adalah yang pernah nginep di tempat yang saya sendiri belum pernah mengalaminya.  Bagaimanapun terimakasih banyak bagi yang telah sudi berbagi cerita.  Jadi selamat kepada yang punya pengalaman tidur di teras rumah sendiri.  Menurut panitia itu sungguh nganu sekali.  Jadi kepada pemilik akun z. imama ditunggu alamatnya di rd.syarani@gmail.com

Sedangkan, untuk kuis hari ini.  Sederhana saja.  Main tebak-tebakan saja.  Silakan amati foto hitam putih di bawah ini:


Nah, itu sepeda yang ada di samping motor saya itu warna aslinya apa?
Gampang sekali bukan?  Silakan dijawab di kolom komentar seperti biasanya.

Bagi yang bisa menjawab dengan tepat, hadiahnya adalah buku keren tentang sepeda seperti di bawah ini.


Nah, begitulah.  Selamat mencoba.  Terimakasih atas partisipasinya, dan selamat menikmati hari kamis \m/




Komentar

  1. ada-ada aja ide kuisnya :))
    Kuning!

    BalasHapus
  2. Warna Merah .

    BalasHapus
  3. I've no idea sih sebenarnya. Selain mata saya minus, saya susah nebak kalau hitam putihnya udah solid gitu *bahasanya sok iye*

    Tapi kayaknya oren-oren kuning dan sebangsanya gitu, deh.
    Sebangsa dan setanah air :(

    BalasHapus
  4. Warna aslinya tentu adalah warna yang sama dengan saat sepeda tersebut dibeli. Tentu saja saat foto ini diambil (maaf, bukannya saya menuduh) ada kemungkinan warna sepeda tersebut sudah mulai pudar.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..