Langsung ke konten utama

kala laptop saya tidak bisa login

.. jadi, entah kenapa, laptop saya yang isinya adalah debian jessie itu, kmaren malam tak bisa dihidupkn.  Jadi cuma sampai pada halaman login, tapi ngga bisa login.  Bingung kan? Saya juga.  Jadi habis ngisi username dan passoword nalik lagi ke halaman login. Gitu terus.

Saya pun bingung.  Namanya juga user linux abal-abal yang cuma bisa make doang, tapi pas ada masalah cuma ada satu pikiran: format ulang apa ya? haha

Mau menghubungi master debian, itu mas galih, saya ya takutnya mengganggu beliau.  Akhirnya saya minta bantuan teman-teman asrama (iya skarang saya nggak kos lagi, tapi masuk asrama, nantilah bagian menarik ini saya ceritakan kapan-kapan)

Yang pertama temen sebelah kamar yang memang mahasiswa IT, dia utak atik, masuk terminal, ketik ini itu, masih tak merubah apa-apa.

Akhirnya minta tolong sama penghuni kamar satunya yang juga kuliah di jurusan IT, tapi yang satu ini programmer handal.  Langsung saja dia ketak ketik, sambil menginterogasi saya sebelumnya melakukan hal apa terhadap laptop.

Eh, ternyata dia akhirnya menemukan penyebabnya!
Laptop yang tak bisa login itu ternyata semata-mata hanya dikarenakan memori partisi file systemnya penuh.

Ya saya baru nyadar kalau beberapa kali download file youtube dan mp3 langsung ke folder download dan akhir-akhir ini males memindahkannya ke drive lainnya.

Coba, padahal cuma gara-gara memori yang penuh.  Setelah beberapa file yang nggak penting dihapus.  Langsung bisa login.  Sesederhana itu ternyata.

Yaya saya beruntung berteman dengan banyak ahli di bidangnya masing-masing.  Itulah gunanya kawan!

Komentar

  1. Walah, jadi ga enak saya, ini pasti gara-gara kalo reply WA-nya lama hihihi... Alhamdulillah kalau sudah sembuh laptopnya, kayaknya saya ngga bisa deteksi masalahnya juga kalau panjenengan tanya saya mas wkwkwk

    BalasHapus
  2. hehe suka merendah sahaja njenengan ki, oya saya barusan upgrade ke 8.6 hehe suwun infonya

    BalasHapus
  3. Tapi karena laptop gak login jadi bisa bikin postingan blog kan :)))

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..

#54 tentang pikiran, keluhan dan ikhlas melepas

.. kemarin, saya membuka-buka arsip disertasi saya, membaca sekilas beberapa bagiannya, dan memutuskan untuk malu.  Saya makin yakin bahwa hanya keberuntungan saja yang bikin saya bisa menyelesaikan studi empat tahun yang lalu itu. Bahkan bagian referensi pun, benang merahnya kurang kuat, ada beberapa bagian yang bikin kening saya mengkerut sambili berpikir: dulu saya ngapain dan gimana saja mikirnya haha.  walaupun kalau mengingat prosesnya yang begitu ... ya tujuh tahun yang mungkin benar-benar seperti roller coaster  paling buruk sedunia.  Sudahlah, mengenang hal-hal yang kurang baik seringkali lebih detil daripada mengenang hal-hal bagus. saya juga mikir, kemarin diam-diam hidup saya juga banyak dilingkari keluhan, sana-sini, padahal penyebabnya ya diri sendiri juga, yang keras kepapa dan sering menganggap diri sendiri yang paling benar.  Padahal ya, saya selalu bilang sama kawan-kawan, seringkali dan sebagian besar masalah hidup seseorang itu ya karena dirinya sendiri.  Tak perlu