Minggu, 11 September 2016

Hotel Merah Putih tidak seasyik dulu..


Judul di atas dikutip dari kalimat di akun instagram di atas itu.

Sepertinya apa yang dikatakan mereka di atas itu ada benarnya, hotel yang mereka maksud tentulah POM bensin, tempat persinggahan siapapun secara cuma-cuma.

Saya sendiri beberapa kali mampir dan tidur di salah satu pojok pom bensin, baik sekedar leyeh-leyeh sebentar, ataupun malah numpang tidur yang cukup lama.

Tapi memang, ada beberapa pom bensin yang sepertinya pelit sekali, menerapkan aturan dilarang tidur di musholla.  Menurutku sebenarnya tujuannya sih bagus, musholla khusus untuk tempat ibadah.

Tapi menurutku lagi, bukankah lebih bagus lagi jika juga dipersilakan untuk para musafir yang sedang singgah untuk melepas penat, saat tidak dipergunakan untuk sholat.  Toh tidak 24 jam difungsikan untuk itu.

Okelah mungkin untuk menjaga kebersihan dan kerapian.  Lha kan ada petugas bersih-bersihnya juga.  Maksudku, sebagai jalan tengah, harusnya kalau ada larangan ya gitu, coba ya larangan istirahatnya cuma berlakuwaktu ibadah.  Jadi sama-sama enak, pun harusnya bisa sama-sama ngerti.


Tapi (entah ini kata tapi yang ke berapa).  Masih banyak kok, pemilik hotel merah putih yang baik hati, yang mempersilahkan bagian dari bangunan bisnisnya dijadikan tempat istirahat, yang kaya gini biasanya petugasnya juga ramah-ramah.   Saya doain smoga pom bensin yang ikhlas nyediain tempat istirahat bagi orang-orang yang lagi dalam perjalanan rejekinya lancar dan usahanya selalu untung dan mengalir terus.

Tuh, coba mereka tahu kalo berbaik hati didoain yang baik-baik sama yang mampir, padahal yang singgah tiap harinya nggak kehitung.  Seandainya mereka tahu, tentu bukannya melarang orang mampir, tapi justru nyedian tempat khusus untuk istirahat..

Sayangnya mereka ga tahu, mereka tempe..

4 komentar:

galihsatria mengatakan...

Walah, kalo pom bensin ga boleh istirahat, terus mau istirahat di mana? Bahu jalan lak malah bikin macet.

Rd Syarani mengatakan...

kalau sekedar mampir bagi yg punya mobil sih gpp kyknya mas, lah kalo yg pake motor atau sepeda, pas mampir tp ga boleh rebahan dan leyeh2 kan ya ga seru toh :D

z. imama mengatakan...

"Sayangnya mereka ga tahu, mereka tempe.." YA ALLAH ini kalimatnya sungguh sangat om-om :))))

Eniwei, bukunya sudah tiba ke tangan saya dengan selamat, Om :D
Terima kasih banyak! *sungkem
Tapi berhubung masih harus ngantri panjang untuk dibaca, jadi nggak saya buka dulu dari bungkusannya hahaha ~

Rd Syarani mengatakan...

hayah ada gitu kalimat yg sungguh sangat om2 :))

baiklah, smoga nantinya menikmati bacaannya :D

Posting Komentar

tentang rusuh

jadinya, akibat soal pemilu yang tak berkesudahan ini, karena tentu saja pihak yang tak mau kalah, keras kepala dan super nyebelin, ditambah...

 
;