Langsung ke konten utama

Apa sih gunanya ilmu santet kui?

..jadi, awalnya saya nyautin status teman kuliah saya di facebook, biasalah, semacam kalimat motipasi, entah ngutip darimana, katanya begini:

Orang pintar tahu tentang apa yang dibicarakan#orang bijak tahu apakah hal itu pantas dibicarakan#orang santun tahu bagaimana mengungkapkan sesuatu dengan cara yang baik

Aku pun nyahut, sok-sok merendah gitu, menyebalkan memang, padahal aku males kalau harus merendahkan diri segala, kataku :

aku masih belum masuk ketiganya gimana ya, bijak belum, santun belum, pintar pun belum juga

Eh, lagi sahut-sahutan gitu, ada temen satu lagi, tiba-tiba nyempil dan ikutan nyamber ngasi komen, katanya :

Makanya, mengaji ilmu agama dan ilmu yg baik dan bermanfaat.

Sebal saya, ini orang dateng-dateng malah sok-sokan ngasi nasihat yang retoris, jadi aku sahutin lagi:

semua ilmu tu pada dasarnya baik & bermanfaat, tinggal gimana orang yg mempelajarinya aja

Eh, malah nyolot lagi, katanya gini:

Asal bukan ilmu pelet sama ilmu hitam aja...  wkk

Aku pun mikir, betapa sempit kadang pengetahuan manusia akan arti ilmu yang bermanfaat, akhirnya, terakhir aku kasih balasan lagi:

jangan salah, pembimbing thesisku dulu belajar ilmu santet demi riset ilmiah beliau, akhirnya malah dipakai untuk ngobati orang2 yg kena santet 

Dan, faktanya demikian.  Dosen pembimbing thesisku dulu itu, demi sebuah riset  yang memang belum ada referensinya, akhirnya terjun total mempelajarinya, dan ya, selain mendapatkan kajian ilmiahnya, pada akhirnya beliau bisa menggunakannya untuk menyembuhkan orang-orang yang terkena ilmu hitam jahat gitu.  Keren, kan?

Semua, apapun, baik tidaknya sebuah objek, tergantung subjeknya.  Harusnya begitu.  Duh, postingan saya serius sekali, habisnya kzl...

Komentar

  1. di surabaya ada museum santet om

    BalasHapus
    Balasan
    1. museum santet kui pendirinya ya dosen saya itu, dan disitu juga kami pertama kali kuliah metode penelitian kalau ga salah

      Hapus
  2. Serem amat om. Emangnya penelitiannya seperti apa ? haha
    Jadi penasaran om ...

    sahabatnesia

    BalasHapus
  3. Om, itu keren banget pembimbing tesisnya. Betul-betul penuh totalitas demi ilmu. Salut!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya totalitas dalam ilmu dan mengabdi, juga sederhana dalam hidup, beliah jg salah satu panutan saya

      Hapus
  4. Kzl dan gmz ya om... kalo bisa sampe ngobati berarti ilmunya udah mumpuni...

    BalasHapus
  5. Saya nggak bisa ilmu santet, tapi kayaknya kalau ilmu kampret saya bisa. Caranya dengan bertingkah rese sama orang lain sampai dia teriak "KAMPRET!"

    (Tips: dianjurkan melakukannya dengan orang yang sudah dikenal jika tidak ingin masalah berkepanjangan)

    BalasHapus
    Balasan
    1. njenengan kui berbahaya tenanan --"

      Hapus
  6. thats slot online uang asli was very nice information for me sir, thank you for sharing situs judi slot online the information for all of us

    BalasHapus
  7. 20 yr old Motor Technician (Common ) Franceschini from Bow Island, really loves ceramics, discover this and coin collecting. Has finished a great around the world tour that included visting the Monarch Butterfly Biosphere Reserve.

    BalasHapus
  8. Initial you'll would like to create a judgment right precisely what the end have to play like to suit your needs, and then you'll be able to simply decide which method an individual ought to walk with click this link here now. Prior to could use this you ought to be willing to be both disciplined and find regular actions.

    BalasHapus
  9. Anybody looking to find far more home elevators his response is in a position to achieve this at on the web without having rations of obstacles. First these factor gets given a guide so that you can abide by since you follow this specific point subject.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang (pamer) jam tangan

 saya sebenarnya termasuk manusia yang jarang sekali pakai jam tangan, dan terakhir saya cuma punya satu jam digital, yang saya beli sebenernya karena ada fitur ngukur SPO2 alias saturasi udara- gara-gara pandemi covid itulah.. itupun Honor band 5i yang termasuk paling murah di kelasnya.. dan ajaibnya, walaupun pas pake jam tangan itu, tetap saja lebih sering ngecek waktu via hape hehe.. dan kalimat itu juga kurang lebih yang saya sampaikan di postingan mb Eno di blognya tentang jam tangan .. trus tau-tau beberapa waktu lalu, dia bilang mau ngirimin saya sesuatu, jauh-jauh hari sih sebelum saya kasih komentar tentang jam tangan itu, trus akibat komen saya itu, mb Eno buka kartu tentang apa yang dia kirimin ke saya itulah yang kemarin paketnya sampai dan isinya langsung saya pakai, dan masih rajin saya pakai sampai nyaris seharian tadi hehe lha saya ga nyangka aja dikasih jam tangan sama temen baru saya itu. makasih banyak lho, smoga saya inget pesannya untuk jangan lagi nengok hape saa