Langsung ke konten utama

Sok nge-Hot belgian chocolate


.
Entah kapan itu.  Sok-sokan mau minum cokelat panas, di sebuah kedai coklat.  Niatnya sekalian meng-upload hasil ketikan beberapa hari ke cloud, karena HDE ketinggalan di rumah, sementara flashdisk yang baru dipake beberapa minggu hilang karena lupa naro.

Kedai itu memang terkenal juga dengan wifinya yang ya lumayan lah untuk kerja sebentar.  Jadi aja sembari menghidupkan laptop, lalu memesan menu bernama hot belgian chocolate.

Pesanan datang, proses upload juga sedang berlangsung, lumayan juga ternyata waktu yang diperlukan untuk upload seribu file haha.

Mendekati jam sepuluh malam, memutuskan untuk usai saja nongkrong disitu.  Dan saat membayar, saya kaget, tak menyangka kalau sekarang semahal itu, iya, coklat panas yang harganya setara dengan sebelas bungkus mie goreng instan itu menurut saya mahal!  Mana harga yang di menu ternyata belum termasak pajak lagi.  Blah! Gaya sih pake sok-sokan, biasanya minum air putih juga

Dan saya kapok, paling tidak untuk saat ini ga bakal kesitu lagi haha
.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang (pamer) jam tangan

 saya sebenarnya termasuk manusia yang jarang sekali pakai jam tangan, dan terakhir saya cuma punya satu jam digital, yang saya beli sebenernya karena ada fitur ngukur SPO2 alias saturasi udara- gara-gara pandemi covid itulah.. itupun Honor band 5i yang termasuk paling murah di kelasnya.. dan ajaibnya, walaupun pas pake jam tangan itu, tetap saja lebih sering ngecek waktu via hape hehe.. dan kalimat itu juga kurang lebih yang saya sampaikan di postingan mb Eno di blognya tentang jam tangan .. trus tau-tau beberapa waktu lalu, dia bilang mau ngirimin saya sesuatu, jauh-jauh hari sih sebelum saya kasih komentar tentang jam tangan itu, trus akibat komen saya itu, mb Eno buka kartu tentang apa yang dia kirimin ke saya itulah yang kemarin paketnya sampai dan isinya langsung saya pakai, dan masih rajin saya pakai sampai nyaris seharian tadi hehe lha saya ga nyangka aja dikasih jam tangan sama temen baru saya itu. makasih banyak lho, smoga saya inget pesannya untuk jangan lagi nengok hape saa