Senin, 15 Agustus 2016

Nostalgia kenangan via foto

Postingan ini aslinya saya publish di note fb saat dinihari, tapi dengan memikirkan berbagai pertimbangan akhirnya saya putuskan untuk di cut dan si paste disini saja.

Ini, terkait dengan tantangan posting foto berdua honey selama seminggu (tapi tak berturut-turut karena saya sempat deactive fb beberapa waktu)

---


..rasanya baru kemarin, padahal sudah dua puluh lima tahun saya pertama kali mengenalnya, seorang adik kelas yang menurut saya kala itu adalah seorang gadis yang non mainstream

Salah satunya adalah kegemarannya akan lagu-lagu barat berbahasa Inggris, sementara saya tetap setia tak bisa menjauh dari lagu-lagunya bang Rhoma yang berbahasa suling dan gendang. Dia pada hakikatnya manusia cerdas yang hobinya juara satu di kelas, sedangkan saya..ahsudahlah tak perlu dibahas..

Saya tak tahu apa yang ada dibenaknya, saat setahun kemudian, tepat di bulan Agustus 1992 gadis manis itu menerima proposal ihik ihik saya, kemudian secara ikhlas memberikan selembar foto close up-nya yang sedang tersenyum, diselipkan di dalam lembaran buku Kimia, ah sungguh klasik sekali, sekaligus bikin saya pusing, kenapa harus melibatkan buku yang mata pelajarannya saat kuliah pun saya harus mengulang. 

Ya salah satunya itu, kenapa saya tumben-tumbennya mau menerima tantangan foto yang diluar kebiasaan ini. Tak apalah, sesekali merayakan hal yang indah menurut saya, paling tidak untuk diri saya sendiri, yang memutuskan untuk memilihnya jauh-jauh hari untuk menemani hidup saya.

Begitu saja, tak cukup kalimat untuk menggambarkan hidup saya bersamanya, tapi yang jelas sembilan tahun sejak awal mengenalnya itu, rasanya tiba-tiba saja kami, saya dan dia, sampai pada satu titik ikrar, bahwa kami adalah satu, walaupun selalu saja, entah bagaimana dan berapa kali, sesuatu bernama jarak dan waktu, seperti tak bosan iseng hadir di sela-sela kebersamaan dua manusia keren ini.

--


Mungkin saya pikir, catatan berjilid2 tentang saya dan dirinya, yang tersebar dimana-mana, kalau saya tak malu, suatu saat akan saya jadikan buku saja.. aaaahh pikiran gombal lagi, rencana bikin buku ttg sepeda pun apakabarnya? hahaha ahsudahlah

6 komentar:

shofie syamwiel mengatakan...

92 saya masih umbelan unyuk kelas satu SD om. #trusnjukngopo?? =)))


selalu langgeng ya Om. Btw Bang Thor jadi ngelanjutin di Jombang om?

Rd Syarani mengatakan...

amiiin, iyo jd, kmaren Jum'at barusan nengok kesitu :D

winny mengatakan...

udah buat bukunya auk

galihsatria mengatakan...

Josss, dah 25 tahun masih seromantis ini, mudah-mudahan saya bisa ngikuti jejak njenengan mas

Rd Syarani mengatakan...

amin mas, mau ngikutin jejak saya punya anak 4 jg ndak? hehehe

Rd Syarani mengatakan...

Doakan aja mbak hehe

Posting Komentar

tentang rusuh

jadinya, akibat soal pemilu yang tak berkesudahan ini, karena tentu saja pihak yang tak mau kalah, keras kepala dan super nyebelin, ditambah...

 
;