Langsung ke konten utama

menulis tiap hari

niatnya begitu sejak hari ini, niat baik memang, paling tidak satu disini, satu di draft yang itu.  males tanpa alesan yang jelas itu bikin lelah juga.  (((lelah)))

bahkan hobi membaca sebulan ini rasanya menukik drastis, payah sekali ini, kasian sekali negeri ini kalau punya penduduk macam saya gini lama-lama..

bersepeda juga, belum ada jarak lumayan jauh ditempuh, selain memaksakan diri nanjak sampai kolam Belanda di Mandiangin, itupun start-nya dari parkiran di bawah itu

sudah demikian dulu cerita ndak asiknya.

cerita asiknya, saya dianggap hebat sama anak-anak gara-gara bisa nyaingin bang Ai dan Q main Piano Tiles 2 hehehe juga akhirnya kesampaian menemani honey nonton AADC2 yang amat sangat menghibur itu

dan beberapa hari ini, kafang-kadang sama honey masih saja mendiskusikan serial Descendant of the Sun yang alur ceritanya tak jamak itu.  Baru kali ini soalnya menamatkan serial drakor, yang cuma 16 eps. itu.

berita bagus lagi, saya lumayan berhasil, paling tidak menurut saya, nyeting Rd sepeda baru yang bikin ruang tamu makin penuh saja.  mungkin ke depannya tinggal mengingat-ingat lagi, soalnya pake metode trial and error itu cukup menguras kesabaran juga

wah malah jadi panjang ceritanya, kesimpulannya minggu ini asik.

Komentar

  1. dan hari ini adalah awal pekan yang baru
    dan ada sepeda baru? permisi saja lah
    :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. eh bisa dipinjem lho, nanti saya kawani, yuk?

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ada apa hari ini

 rencananya adalah: hunting komik lagi di lapak depan jalan nyuci sepeda bikin materi untuk ngajar besok, artinya kudu baca ulang lagi materinya belajar swot, skoringnya masih belum ngerti, hedeh.. mudahan mahasiswaku ga baca blog ini haha sepedaan bentar sore-sore.. dan sepagi ini, saya kembali, iya kembalai, men- deactive akun-akun sosmed saya, dan lagi-lagi, saya tak tahu sampai kapan itu berlangsung, toh siapa juga yang nyari saya kan haha kecuali blog ini, tampaknya tetap dipertahankan aktif untuk menumpahkan kisah-kisah tak jelas sepanjang waktunya.. tadinya kepikiran untuk menghapus akun whatsapp  untuk sementara waktu, tapi tak bisa karena ada terkait kerjaan di kantor, walau akhir-akhir ini tak begitu ada kerjaan juga, jadi ya mungkin ditengok sesekali saja. itu saja dulu, eh apa saya perlu.. hedeuh apa tadi lupa

tentang 2021

 sebuah refleksi akan tahun 2021 yang awut-awutan, bagaimana harus memulainya ya, toh saya sebenarnya tak bisa juga menceritakannya #lah 😅 lagian rasanya terlalu dini ya untuk bikin refleksi, eh benarkah demikian? yang jelas saya punya beberapa kawan baru, punya pengalaman baru, menemukan hal-hal baru, mendapatkan apa yang saya inginkan walau terlihat sederhana, soal detilnya. nah itulah susah menceritkannya.. oke salahsatunya adalah akhirnya saya bisa menjejakkan kaki ke satu kabupaten di provinsi ini yang belum pernah saya datangi: Kotabaru.   soal lain-lainnya rasanya kurang lebih sama, masih aja susah ngomong di depan orang banyak, saya harus lebih banyak belajar lagi, terutama: belajar meminimalisir rasa malas..

#54 tentang pikiran, keluhan dan ikhlas melepas

.. kemarin, saya membuka-buka arsip disertasi saya, membaca sekilas beberapa bagiannya, dan memutuskan untuk malu.  Saya makin yakin bahwa hanya keberuntungan saja yang bikin saya bisa menyelesaikan studi empat tahun yang lalu itu. Bahkan bagian referensi pun, benang merahnya kurang kuat, ada beberapa bagian yang bikin kening saya mengkerut sambili berpikir: dulu saya ngapain dan gimana saja mikirnya haha.  walaupun kalau mengingat prosesnya yang begitu ... ya tujuh tahun yang mungkin benar-benar seperti roller coaster  paling buruk sedunia.  Sudahlah, mengenang hal-hal yang kurang baik seringkali lebih detil daripada mengenang hal-hal bagus. saya juga mikir, kemarin diam-diam hidup saya juga banyak dilingkari keluhan, sana-sini, padahal penyebabnya ya diri sendiri juga, yang keras kepapa dan sering menganggap diri sendiri yang paling benar.  Padahal ya, saya selalu bilang sama kawan-kawan, seringkali dan sebagian besar masalah hidup seseorang itu ya karena dirinya sendiri.  Tak perlu